5 Keunggulan Rudal PrSM yang digunakan AS untuk pertama kalinya di Iran
Rabu, 11 Maret 2026 - 16:25 WIB
loading...
A
A
A
3. Bisa Dibuat dengan Cepat
Lockheed Martin menambahkan bahwa PrSM dapat dikembangkan dengan cepat. “Kami siap memproduksi dan mengirimkan untuk memenuhi jadwal yang dipercepat Angkatan Darat AS untuk prioritas tembakan presisi jarak jauh ini,” kata situs web tersebut.PrSM memiliki “arsitektur sistem terbuka”, yang berarti lebih mudah untuk memasang komponen baru, meningkatkan suku cadang, atau bekerja dengan peralatan dari perusahaan lain. Demikian pula, PrSM bersifat “modular dan mudah diadaptasi”, memungkinkan komponen untuk diganti-ganti.
Mereka juga memiliki fitur “IM energetic payload”, atau Insensitive Munitions energetic payload, yang membuat ledakan lebih aman, kata produsennya. Ini berarti hulu ledak terbuat dari bahan peledak yang cenderung tidak meledak secara tidak sengaja jika terkena api, pecahan peluru, atau kecelakaan, tetapi tetap meledak dengan benar ketika dipicu sesuai rencana.
4. Mampu Mengangkut Rudal Lebih Banyak
PrSM pada akhirnya akan menggantikan ATACM yang saat ini ditembakkan dari peluncur HIMARS, secara signifikan meningkatkan jangkauannya dari 300 km (186 mil) menjadi lebih dari 499 km (310 mil), tanpa mengubah kendaraan yang membawa rudal tersebut.PrSM juga menawarkan dua kali lipat "muatan rudal" dari ATACM. Sementara peluncur HIMARS mampu membawa satu rudal ATACMS di pod-nya, ia dapat membawa dua PrSM per pod. Apakah PrSM memberikan keuntungan strategis bagi AS?
CENTCOM mengkonfirmasi bahwa PrSM telah digunakan dalam serangan AS dan Israel terhadap Iran, yang diberi kode nama Operasi Epic Fury dan diluncurkan pada 28 Februari.
PrSM memang memberikan dorongan bagi kemampuan jarak jauh militer AS yang sudah ada.
Negara-negara Teluk seperti Kuwait, Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Oman, khususnya Semenanjung Musandam, yang memiliki pangkalan militer yang menampung aset dan pasukan AS, setidaknya memiliki wilayah dalam radius 400 km (250 mil) dari Iran.
AS menggunakan PrSM bersamaan dengan rudal jarak jauh lainnya seperti drone satu arah Sistem Serangan Tempur Tak Berawak Berbiaya Rendah (LUCAS), drone MQ-9 Reaper, ATACM, dan Rudal Jelajah Tomahawk.
Lihat Juga :