5 Keunggulan Rudal PrSM yang digunakan AS untuk pertama kalinya di Iran

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:25 WIB
loading...
5 Keunggulan Rudal PrSM...
Rudal PrSM jadi andalan AS. Foto/X/@visegrad24
A A A
TEHERAN - Amerika Serikat menggunakan Rudal Serangan Presisi (PrSM) untuk pertama kalinya selama perang yang sedang berlangsung dengan Iran .

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengungkapkan rudal tersebut digunakan untuk melumpuhkan kekuatan militer Iran dan Garda Revolusi.

5 Keunggulan Rudal PrSM yang digunakan AS untuk pertama kalinya di Iran

1. Memiliki Kemampuan Serangan Jarak Jauh yang Tak Tertandingi

CENTCOM menyatakan dalam sebuah unggahan X bahwa PrSM memberikan "kemampuan serangan jarak jauh yang tak tertandingi".

"Saya sangat bangga dengan para pria dan wanita berseragam kita yang memanfaatkan inovasi untuk menciptakan dilema bagi musuh," kata Laksamana Brad Cooper, kepala CENTCOM, dalam unggahan tersebut, dilansir Al Jazeera.

Tidak jelas dari mana PrSM ini diluncurkan, atau target spesifik mana yang mereka serang di Iran.

2. Tingkat Presisi yang Tinggi

PrSM digambarkan sebagai rudal serangan presisi jarak jauh oleh pengembangnya, perusahaan pertahanan Lockheed Martin yang berkantor pusat di Maryland, AS, yang mengirimkan PrSM pertama ke Angkatan Darat AS pada Desember 2023.

Menurut Lockheed Martin, PrSM dapat mengenai target mulai dari 60 km (37 mil) hingga lebih dari 499 km (310 mil).

Situs web perusahaan menambahkan bahwa PrSM kompatibel dengan peluncur MLRS M270 dan keluarga HIMARS, yang keduanya juga dikembangkan oleh Lockheed dan digunakan oleh angkatan darat Inggris dan AS.

MLRS adalah singkatan dari sistem roket peluncuran ganda, yang digunakan untuk meluncurkan rudal. Inggris mengirimkan sejumlah rudal ke Ukraina pada tahun 2022. HIMARS adalah singkatan dari Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi. Pada tahun 2022, AS juga mengirimkan sejumlah unit ke Ukraina.

M-142 HIMARS adalah peluncur roket berteknologi tinggi dan ringan yang dipasang pada roda, sehingga lebih lincah dan mudah bermanuver di medan perang. Setiap unit dapat membawa enam roket berpemandu GPS, atau rudal yang lebih besar seperti Army Tactical Missile Systems (ATACM) dan PrSM, yang dapat diisi ulang dalam waktu sekitar satu menit hanya dengan awak yang sedikit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz
Ditolak AS, Omar Artan...
Ditolak AS, Omar Artan Wasit Piala Dunia asal Somalia Disambut bak Pahlawan di Negaranya
Rekomendasi
Mahasiswa Turun ke Jalan...
Mahasiswa Turun ke Jalan Hari Ini, 4.151 Personel Gabungan Dikerahkan
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Berita Terkini
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved