Perang Memanas, Rudal dan Drone Iran akan Targetkan Kapal-kapal AS di Selat Hormuz

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:15 WIB
loading...
Perang Memanas, Rudal...
Petugas mengawasi kapal tanker yang akan berlabuh. Foto/anadolu
A A A
TEHERAN - Komandan angkatan laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memperingatkan setiap kapal militer Amerika Serikat (AS) atau sekutunya yang melintasi Selat Hormuz akan menjadi sasaran. Ancaman itu muncul di tengah perang sengit antara Iran dan AS-Israel.

Komentar tersebut muncul setelah klaim Menteri Energi AS Chris Wright sebelumnya bahwa Angkatan Laut AS mengawal satu kapal tanker minyak melalui selat tersebut, unggahan yang kemudian dihapusnya dari X.

“Klaim tentang satu kapal tanker minyak yang melewati Selat Hormuz dengan pengawalan militer AS sama sekali salah. Setiap pelayaran armada AS dan sekutunya akan dihentikan oleh rudal dan drone bunuh diri Iran,” kata kepala angkatan laut IRGC Alireza Tangsiri.

Tak hanya itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan AS 'menyebarkan berita palsu' tentang Hormuz untuk memanipulasi pasar keuangan.

Unggahan Abbas Araghchi di X muncul setelah AS menarik kembali klaim bahwa salah satu kapal perangnya telah mengawal satu kapal tanker energi melalui Selat Hormuz hari ini.

“Para pejabat AS menyebarkan berita palsu untuk memanipulasi pasar. Itu tidak akan melindungi mereka dari tsunami inflasi yang telah mereka timpakan kepada rakyat Amerika,” tulis menteri luar negeri Iran.

“Pasar menghadapi kekurangan terbesar dalam SEJARAH: lebih besar dari Embargo Minyak Arab, Revolusi Islam Iran, dan invasi Kuwait GABUNGAN,” simpulnya.

Sementara itu, diskusi di Israel adalah tentang perang yang akan berlangsung selama yang dibutuhkan Israel. Tidak ada batasan waktu yang pasti. Bahkan pemerintah Israel mempertimbangkan memperpanjang keadaan darurat hingga akhir Maret.

Namun Israel sangat menyadari tekanan yang meningkat di AS, sehingga pesannya sangat jelas kepada publik di sana bahwa ini bukanlah perang tanpa akhir, perang ini membuahkan hasil, dan perang ini akan mengakibatkan penggulingan pemerintah dan sistem pemerintahan di Teheran. Menurut pesan Israel, hal itu akan menghasilkan stabilitas yang lebih besar di Timur Tengah.

Sejauh menyangkut militer Israel, mereka sedang membuat rencana untuk melawan ini setidaknya selama empat atau lima minggu.

Namun pada saat yang sama, sumber-sumber militer memberi tahu publik Israel bahwa mereka melancarkan serangan terhadap Iran seolah-olah waktu semakin sempit.

Mereka menyadari tekanan di AS mungkin akan menyebabkan Trump menghentikan perang ini sebelum Israel menginginkannya terjadi.

Baca juga: Rolex Para Jenderal Barat vs Casio Pemimpin Iran, Kontras Gaya Elite di Tengah Perang
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Berita Terkini
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved