Senator AS Lindsey Graham Ancam Arab Saudi Jika Tak Gabung Perang Keroyok Iran

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:26 WIB
loading...
Senator AS Lindsey Graham...
Senator Amerika Serikat Lindsey Graham (kiri) ancam Arab Saudi jika menolak bergabung dalam perang melawan Iran. Foto/SPA
A A A
RIYADH - Senator Amerika Serikat (AS) Lindsey Graham mengecam Arab Saudi pada hari Senin karena tidak menyerang Iran. Dia juga mengancam "konsekuensi" terhadap Saudi dan negara-negara Teluk lainnya jika mereka tidak bergabung dalam perang AS-Israel melawan Iran.

“Sepemahaman saya, Kerajaan menolak untuk menggunakan militer mereka yang mumpuni sebagai bagian dari upaya untuk mengakhiri rezim Iran yang biadab dan teroris yang telah meneror kawasan dan membunuh 7 warga Amerika,” tulis Graham di X.

Baca Juga: Terungkap, Negara-negara Arab Frustrasi Tak Ditolong AS saat Diserang AS

“Haruskah Amerika membuat perjanjian pertahanan dengan negara seperti Kerajaan Arab Saudi yang tidak mau bergabung dalam pertempuran yang saling menguntungkan?” imbuh senator Partai Republik tersebut, seperti dikutip dari Middle East Eye, Selasa (10/3/2026).

Unggahan Graham secara efektif mengonfirmasi apa yang sebelumnya dikatakan seorang pejabat AS kepada Middle East Eye bahwa Riyadh telah mencegah AS mengakses pangkalan-pangkalan mereka untuk operasi ofensif terhadap Teheran.

Komando Pusat (CENTOM) AS mengatakan pada hari Senin bahwa seorang tentara Amerika ketujuh tewas akibat luka yang dideritanya pada 1 Maret dalam serangan Iran terhadap pangkalan militer AS di Arab Saudi.

Iran menyerang Pangkalan Udara Prince Sultan yang dioperasikan AS di kerajaan tersebut dan juga menyerang kantor CIA di kompleks Kedutaan AS di Riyadh.

Graham secara agresif melobi untuk perang melawan Iran, yang dimulai pada 28 Februari.

Middle East Eye mengungkapkan bahwa perjalanan Graham ke Arab Saudi bulan lalu merupakan upaya untuk membujuk Putra Mahkota Mohammed bin Salman agar mendukung serangan terhadap Iran. Graham mengonfirmasi tujuan kunjungannya kepada The Wall Street Journal pada akhir pekan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Sugiono Bertemu Menlu...
Sugiono Bertemu Menlu Iran saat Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Keseleo Lidah, Trump...
Keseleo Lidah, Trump Sebut Kapal Induk AS Diserang Rudal "Republik Islam Jepang"
Kesaksian Pilot Jet...
Kesaksian Pilot Jet Tempur F-15 AS: Drone-Drone Iran seperti Ranjau Darat
Rekomendasi
Rudi Margono Jadi Plt...
Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus, Ini Rekam Jejak Pemikirannya tentang Perampasan Aset
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps. 9: Rendi Mulai Curiga Pada Laura
Berita Terkini
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved