Perang Psikologis Dimulai, Israel Serang 4 Fasilitas Penyimpanan Minyak Iran

Minggu, 08 Maret 2026 - 16:06 WIB
loading...
Perang Psikologis Dimulai,...
Perang psikiologis dimulai, Israel serang empat fasilitas penyimpanan minyak Iran. Foto/X/@BullTheoryio
A A A
TEHERAN - Asap tebal memenuhi langit di atas Teheran setelah serangan udara Israel menghantam fasilitas minyak Iran untuk pertama kalinya sejak perang dimulai, menewaskan sedikitnya empat orang. Itu merupakan strategi perang psikologis yang dimainkan Israel.

Serangan gabungan terhadap Iran oleh Israel dan Amerika Serikat berlanjut untuk hari kesembilan pada hari Minggu, menewaskan lebih dari 1.300 orang di Iran dan sekitar 300 orang di Lebanon. Menurut para pejabat, sekitar puluhan orang tewas di Israel.

Serangan pada hari Sabtu memicu kebakaran besar saat menghantam empat fasilitas penyimpanan minyak dan pusat transfer produksi minyak di Teheran dan provinsi Alborz, lapor kantor berita Fars, dengan media pemerintah Iran menggambarkannya sebagai "serangan dari AS dan rezim Zionis".

“Semalam, empat depot minyak dan sebuah pusat transportasi produk minyak bumi di Teheran dan Alborz diserang oleh pesawat musuh,” kata CEO Perusahaan Distribusi Produk Minyak Nasional Iran, Keramat Veyskarami, kepada televisi pemerintah, dilansir Times of Israel.

“Empat personel kami, termasuk dua pengemudi truk tangki minyak, tewas dalam insiden tersebut,” tambahnya, seraya mengatakan bahwa fasilitas “mengalami kerusakan” tetapi “api berhasil dikendalikan.”

Video yang beredar di media sosial tampaknya menunjukkan kebakaran besar akibat serangan tersebut. Asap dari kebakaran semalam menyelimuti ibu kota, menciptakan kabut gelap di seluruh kota saat pagi tiba.



Warga melaporkan bau terbakar masih tercium di udara. Veyskarami mengatakan depot minyak Iran memiliki “cadangan bensin yang cukup.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Kadis Pertanian Merauke:...
Kadis Pertanian Merauke: CSR dan Optimasi Lahan Berhasil Tingkatkan Produksi dan Stabilkan Harga Beras
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Berita Terkini
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved