Garda Revolusi Iran Siap Perang Intensif selama 6 Bulan Melawan AS dan Israel

Minggu, 08 Maret 2026 - 14:12 WIB
loading...
Garda Revolusi Iran...
Garda Revolusi Iran siap perang intensif selama enam bulan. Foto/Press TV
A A A
TEHERAN - Pasukan Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim negara itu mampu melakukan perang intensif melawan Amerika Serikat dan Israel setidaknya selama enam bulan.

Pernyataan Garda Revolusi dalam sebuah pernyataan yang dimuat oleh kantor berita Fars.

“Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran mampu melanjutkan perang intensif setidaknya selama 6 bulan dengan laju operasi saat ini,” kata juru bicara Garda, Ali Mohammad Naini, menurut Fars.

Garda, pasukan elit Iran, juga mengatakan telah menargetkan “lebih dari 200” lokasi yang terkait dengan pangkalan dan fasilitas Amerika dan Israel di seluruh wilayah tersebut.

Sebagai buktinya, Korps Garda Revolusi Iran telah meluncurkan gelombang serangan balasan baru terhadap Israel dan aset AS di Timur Tengah.



IRGC menggambarkan serangan terbaru sebagai "gelombang ke-27 Operasi Janji Sejati" dan mengatakan bahwa mereka menargetkan markas besar pangkalan AS di Arifjan, Kuwait, dengan rudal serang presisi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Aroma Match Fixing Rugikan...
Aroma Match Fixing Rugikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kenapa FIFA Tolak Investigasi?
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Bangunan Bimbingan Belajar...
Bangunan Bimbingan Belajar Ambruk, 14 Anak Tewas
Rekomendasi
Kepercayaan Publik pada...
Kepercayaan Publik pada Polri Meningkat, Bukti Reformasi Institusi Berjalan
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, DPC PPP Lebak Bidik Gen Z lewat Strategi Kreatif dan Inklusif
Ramzi Geram Putrinya...
Ramzi Geram Putrinya Dituding Jadi Orang Ketiga, Dukung Rizky Billar Tempuh Jalur Hukum
Berita Terkini
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved