Diminta Donald Trump Menyerah Tanpa Syarat, Iran: Mimpi!

Minggu, 08 Maret 2026 - 05:40 WIB
loading...
A A A
Pidato Pezeshkian disampaikan saat Israel mengatakan telah melancarkan gelombang serangan baru terhadap Iran, mengirimkan 80 jet tempur dalam serangan kilat sebelum subuh yang membakar salah satu bandara utama Teheran.

Para pejabat Israel mengatakan targetnya termasuk akademi militer, pusat komando bawah tanah, dan fasilitas penyimpanan rudal.

Kepulan asap tebal membubung dari bandara internasional Mehrabad, salah satu dari dua bandara yang melayani ibu kota Iran, Teheran.

Iran juga membalas pada hari Sabtu. Sirene serangan udara berbunyi di atas Yerusalem, sementara ledakan dilaporkan terjadi di kota-kota Teluk termasuk Dubai dan Manama. Arab Saudi mengatakan telah mencegat rudal balistik yang ditujukan ke pangkalan udara yang menampung personel AS di dekat ibu kotanya, Riyadh.

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengatakan mereka menyerang kapal tanker berbendera Kepulauan Marshall di Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang secara efektif telah ditutup oleh Teheran.

Memasuki minggu kedua, perang dipicu oleh serangan udara gabungan Israel dan AS yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Para ulama garis keras menyerukan pemilihan pemimpin tertinggi baru dengan cepat dalam waktu 24 jam untuk membantu memimpin Iran. Mojtaba Khamenei, putra almarhum Khamenei, memiliki pengaruh dan hubungan yang signifikan dengan IRGC, tetapi suksesi dinasti tidak disukai di Iran yang revolusioner.

Konflik telah meluas dengan cepat, menyebar ke Lebanon dan mencapai hingga Mediterania timur dan Samudra Hindia.

Kementerian Kesehatan Iran mengatakan setidaknya 926 warga sipil telah tewas dan sekitar 6.000 terluka. Israel juga telah meningkatkan serangan udara di Lebanon, berulang kali menargetkan pinggiran selatan Beirut.

Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan setidaknya 339 orang telah tewas. Dewan Pengungsi Norwegia mengatakan sekitar 300.000 orang telah mengungsi dari rumah mereka.

Sementara itu, saat Israel berperang di berbagai front, kekerasan terus meningkat di Tepi Barat yang diduduki, di mana seorang warga Palestina berusia 27 tahun ditembak mati di dekat Masafer Yatta setelah para pemukim dilaporkan melepaskan tembakan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Korban Tewas Gempa M7,8...
Korban Tewas Gempa M7,8 di Filipina Bertambah Menjadi 41 Orang
Brutal! Geng Narkoba...
Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko
Rekomendasi
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Berita Terkini
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved