Miliarder Arab Bertanya Ketus ke Trump: Siapa yang Beri Anda Izin Ubah Wilayah Kami Jadi Medan Perang?

Minggu, 08 Maret 2026 - 05:12 WIB
loading...
Miliarder Arab Bertanya...
Miliarder Uni Emirat Arab Khalaf Al Habtoor menulis surat terbuka kepada Presiden AS Donald Trump, mempertanyakan wewenangnya untuk menyeret negara-negara Timur Tengah ke dalam perang dengan Iran. Foto/Al Habtoor Group
A A A
ABU DHABI - Miliarder Uni Emirat Arab (UEA) Khalaf Al Habtoor telah menulis surat terbuka kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, mempertanyakan wewenangnya untuk menyeret negara-negara Teluk dan Timur Tengah ke dalam konflik militer yang sedang berlangsung dengan Iran.

Pendiri Al Habtoor Group ini mengajukan pertanyaan dalam surat terbuka tersebut, yang ditulis dalam bahasa Arab dan dibagikan di platform media sosial X pada hari Kamis, menanyakan kepada Trump apakah itu sepenuhnya keputusannya untuk berperang atau apakah dia dipengaruhi oleh Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu.

Baca Juga: Mata Uangnya Runtuh, Ini Cara Cerdas Iran Danai Perang Melawan AS-Israel

Seperti diketahui, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran sejak Sabtu (28/2/2026), menargetkan kepemimpinan dan infrastruktur militernya. Setelah serangan AS-Israel, Iran melancarkan serangan rudal dan drone terhadap UEA dan negara-negara Teluk lainnya dengan klaim menargetkan pangkalan militer Amerika.

UEA dan negara-negara tetangganya telah menyerukan kepada semua pihak untuk mengakhiri konflik dan terlibat dalam pembicaraan damai.

“Anda telah menempatkan Dewan Kerja Sama Teluk dan negara-negara Arab di tengah bahaya yang tidak mereka pilih. Syukurlah, kami kuat dan mampu membela diri. Kami memiliki tentara dan pertahanan yang melindungi tanah air kami," tulis miliarder tersebut dalam surat terbukanya.

"Namun pertanyaannya tetap: Siapa yang memberi Anda izin untuk mengubah wilayah kami menjadi medan perang?” lanjut Al Habtoor.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Infantino Pastikan Trump...
Infantino Pastikan Trump Hadiri Final Piala Dunia 2026
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Kesal! Trump: AS Bayar...
Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia
Rekomendasi
Cristiano Ronaldo dan...
Cristiano Ronaldo dan Perjuangan Melawan Waktu di Piala Dunia 2026
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Berita Terkini
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Infografis
Trump Beri Batas Waktu...
Trump Beri Batas Waktu 100 Hari untuk Akhiri Perang Ukraina-Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved