Iran Ejek Trump tentang Menyerah Tanpa Syarat dan AS Pilih Pemimpin Tertinggi Berikutnya

Sabtu, 07 Maret 2026 - 13:30 WIB
loading...
Iran Ejek Trump tentang...
Presiden AS Donald Trump. Foto/yrgidu.github.io
A A A
TEHERAN - Abas Aslani, peneliti senior di Pusat Studi Strategis Timur Tengah, mengatakan tuntutan Presiden Donald Trump agar Iran menyerah dan ia memiliki peran dalam memilih pemimpin Iran berikutnya telah disambut dengan "sikap penolakan mutlak". Tuntutan Trump muncul seiring perang sengit antara Amerika Serikat bersama Israel melawan Iran.

"Kita melihat bahwa Iran memberi sinyal keberlanjutan daripada perubahan," kata Aslani kepada Al Jazeera.

"Mereka mengatakan terserah Majelis Pakar untuk memilih pemimpin utama, dan pejabat Iran telah mengejek pernyataan-pernyataan Amerika Serikat ini," ujar dia.

"Kita telah melihat, katakanlah, kepercayaan diri dalam retorika di Teheran selama beberapa hari terakhir, dan mereka tidak memberi sinyal perubahan apa pun untuk terlibat dengan Amerika Serikat," ungkap dia.

Sementara itu, militer Israel mengatakan telah mendeteksi peluncuran rudal ke arah wilayah Tel Aviv Raya dan sebagian besar wilayah tengah Israel pada Sabtu (7/3/2026).

Sebelumnya, rudal terdeteksi menuju ke bagian lain negara itu, termasuk Israel selatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved