AS Sesumbar: Siap Perang Berbulan-bulan dengan Iran, Bahkan hingga September

Jum'at, 06 Maret 2026 - 22:00 WIB
loading...
AS Sesumbar: Siap Perang...
Warga berlari saat terjadi serangan AS-Israel di Iran. Foto/cbs news
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) memperkirakan akan melancarkan perang terhadap Iran setidaknya selama 100 hari lagi, atau bahkan hingga September. Kabar itu diungkap Politico.

Dalam artikel pada hari Rabu, media tersebut, mengutip "pemberitahuan" yang dilaporkan telah diperolehnya, mengatakan Komando Pusat AS (CENTCOM) telah meminta Pentagon mengirimkan "petugas intelijen militer tambahan ke markas besarnya di Tampa, Florida, untuk mendukung operasi melawan Iran setidaknya selama 100 hari tetapi kemungkinan hingga September."

Publikasi tersebut juga mengutip seorang pejabat AS anonim yang mengatakan Departemen Perang sedang berupaya keras mengirimkan lebih banyak sistem pertahanan udara ke instalasi militernya di seluruh Timur Tengah.

Fokusnya dilaporkan pada senjata anti-drone yang relatif murah, yang dipandang sebagai alternatif untuk rudal pertahanan udara mahal yang saat ini digunakan untuk mencegat UAV Iran yang datang.

Menurut Politico, ini bisa menjadi tanda bahwa Pentagon "sudah mengalokasikan dana untuk operasi yang mungkin berlangsung jauh melampaui" jangka waktu empat pekan yang sebelumnya diuraikan oleh Presiden AS Donald Trump.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte mengatakan dalam wawancara dengan Newsmax pada hari Rabu bahwa meskipun blok militer tersebut “tidak terlibat” dalam kampanye AS-Israel melawan Iran, “sekutu pada dasarnya, dalam skala besar, mendukung apa yang dilakukan presiden [AS] dan juga memungkinkan apa yang dilakukan AS sekarang di kawasan itu.”

Inggris dan Spanyol awalnya menolak penggunaan pangkalan militer mereka untuk pasukan AS yang terlibat dalam operasi melawan Iran. Namun, London berbalik arah setelah mendapat teguran dari Trump.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Heboh! Pentagon Sempat...
Heboh! Pentagon Sempat Lockdown Usai Sensor Deteksi Antraks, Ternyata Alarm Palsu
Trump Ungkap Heli Tempur...
Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone
Rekomendasi
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved