100 Jam Pertama Perang Lawan Iran, AS Habiskan Rp63 Triliun dan Terus Bertambah

Jum'at, 06 Maret 2026 - 16:13 WIB
loading...
100 Jam Pertama Perang...
Serangan AS menghancurkan banyak kota di Iran. Foto/mee
A A A
WASHINGTON - 100 jam pertama perang Amerika Serikat (AS) melawan Iran diperkirakan telah menelan biaya sekitar USD3,7 miliar (Rp63 triliun), atau sekitar USD891,4 juta per hari, menurut Pusat Studi Strategis dan Internasional yang berbasis di Washington.

Lembaga think tank tersebut mengatakan fase awal konflik sangat mahal karena bergantung pada amunisi canggih dan mahal.

Dengan Presiden AS Donald Trump dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth mengindikasikan perang dapat berlangsung selama berminggu-minggu, laporan tersebut memperingatkan Pentagon mungkin membutuhkan pendanaan tambahan di luar anggaran saat ini.

Sementara itu, sebanyak 1.332 orang di Iran telah tewas akibat serangan AS dan Israel sejak Sabtu, menurut laporan Bulan Sabit Merah Iran.

Jalil Hasani, wakil gubernur provinsi Fars Iran, mengatakan serangan AS dan Israel baru-baru ini telah menewaskan 20 orang dan melukai 30 orang di kota Shiraz.

Ia dikutip media pemerintah Iran mengatakan serangan itu terjadi di daerah pemukiman di kawasan Zibashahr, kota itu, dan menewaskan "warga sipil yang tidak bersalah".

Sebelumnya, kami telah melaporkan tentang dua paramedis yang juga tewas dalam serangan baru-baru ini di Shiraz.

Baca juga: IRGC Serang Kapal Tanker Minyak AS, Peringatkan Kapal-kapal di Selat Hormuz
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Nah, Trump Tiba-Tiba...
Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik
Rekomendasi
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved