Kisah Shah Ismail I Mengubah Iran dari Negeri Sunni Menjadi Syiah

Jum'at, 06 Maret 2026 - 15:04 WIB
loading...
A A A
Dengan menjadikan Syiah sebagai ideologi negara, Safawi menciptakan garis pembeda yang jelas antara Iran dan kekuatan Sunni tersebut. Syiah menjadi alat legitimasi politik yang mempersatukan berbagai suku di Iran sekaligus membangun identitas nasional yang berbeda.

Strategi ini terbukti efektif. Dalam waktu singkat, Safawi berhasil menyatukan wilayah Iran yang sebelumnya terpecah-pecah sejak runtuhnya kekuasaan Mongol.

Proses konversi Iran berlangsung selama beberapa generasi setelah Shah Ismail. Namun fondasi yang dia bangun membuat perubahan itu hampir tidak dapat dibalik.

Pada abad ke-18, Iran telah berubah dari negara Sunni menjadi pusat Syiah dunia. Transformasi ini juga memengaruhi kawasan lain seperti Irak selatan, Azerbaijan, dan Lebanon.

Hari ini, sekitar 90 persen penduduk Iran menganut Syiah Imam Dua Belas—sebuah realitas yang berakar langsung pada keputusan politik Shah Ismail lima abad lalu.

Warisan Shah Ismail tidak hanya religius tetapi juga geopolitik. Konflik identitas antara Iran Syiah dan kekuatan Sunni di Timur Tengah modern sering dilihat sebagai kelanjutan dari rivalitas yang mulai terbentuk pada era Safawi dan Ottoman.

Dalam arti tertentu, keputusan Shah Ismail pada tahun 1501 tidak hanya mengubah Iran, tetapi juga membentuk garis patahan politik dan sektarian di Timur Tengah hingga hari ini.

Di bukan sekadar pendiri dinasti, melainkan arsitek revolusi mazhab yang menjadikan Iran benteng utama Syiah di dunia Islam.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Berita Terkini
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved