Sri Lanka Berupaya Jamin Keamanan Kapal Perang Iran Kedua usai Serangan Kapal Selam AS

Kamis, 05 Maret 2026 - 21:30 WIB
loading...
Sri Lanka Berupaya Jamin...
Kapal perang Iran IRIS Dena ditenggelamkan oleh kapal selam AS di perairan Sri Lanka. Foto/wikipedia
A A A
KOLOMBO - Sri Lanka berupaya memastikan keamanan awak kapal Iran di dekat perairan teritorial pulau itu. Pernyataan itu diungkap seorang menteri kepada parlemen pada hari Kamis (5/3/2026).

Perkembangan ini terjadi sehari setelah kapal selam Amerika Serikat (AS) menembakkan torpedo ke satu kapal fregat Iran di Samudra Hindia sekitar 40 mil laut dari kota Galle, menewaskan 87 orang.

“Kapal itu tidak berada di perairan Sri Lanka,” kata Nalinda Jayatissa kepada parlemen. “Kapal itu berada di zona ekonomi eksklusif. Pemerintah dan kementerian pertahanan mengetahui keberadaan kapal tersebut. Pemerintah terlibat dalam memberikan intervensi maksimal terkait keselamatan jiwa-jiwa yang berada di dalamnya.”

Pada hari Rabu, satu kapal selam AS menenggelamkan IRIS Dena, yang sedang dalam perjalanan kembali ke Iran setelah berpartisipasi dalam Tinjauan Armada Internasional dan latihan angkatan laut multilateral di India tenggara.

Menteri Perang AS Pete Hegseth secara keliru mengatakan pada hari Rabu bahwa itu adalah “penenggelaman kapal musuh pertama oleh torpedo sejak Perang Dunia II.”

Setidaknya empat kapal angkatan laut telah ditenggelamkan oleh torpedo sejak Perang Dunia Kedua. Pada tahun 1982, selama Perang Falkland, Angkatan Laut Kerajaan Inggris menenggelamkan satu kapal penjelajah Argentina.

Meskipun kapal selam AS tidak berupaya menyelamatkan para pelaut Iran, Angkatan Laut Sri Lanka berhasil menyelamatkan 32 anggota awak kapal Dena.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Harga Minyak Dunia Naik,...
Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Rekomendasi
3.761 Personel Dikerahkan...
3.761 Personel Dikerahkan Amankan Aksi Unjuk Rasa di 2 Lokasi di Jakarta Hari Ini
Ashanty Raih Gelar Doktor,...
Ashanty Raih Gelar Doktor, Wisuda Bersama Anang dan Azriel Hermansyah di Unair
IHSG Menghijau di Awal...
IHSG Menghijau di Awal Pekan, Pagi Ini Sentuh Level 6.217
Berita Terkini
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved