Dubes Ungkap Pembantaian di Sekolah Iran adalah Tumbal Manusia Sekte Epstein

Kamis, 05 Maret 2026 - 20:30 WIB
loading...
Dubes Ungkap Pembantaian...
Jeffrey Epstein bersama anak-anak di pulau pribadinya. Foto/daily dot
A A A
TEHERAN - Serangan terhadap satu sekolah di Iran yang menewaskan 160 siswa pra-remaja dan guru pada hari pertama operasi penggulingan rezim Amerika Serikat-Israel menyerupai ritual setan yang diduga didukung pedofil keuangan Amerika, Jeffrey Epstein. Klaim itu diungkap Alireza Sanei, duta besar Iran untuk Belarusia.

Serangan di Minab, yang tanggung jawabnya belum diakui oleh pasukan AS dan Israel, terjadi Sabtu lalu ketika Pentagon dan Israel (IDF) menyerang target di seluruh Iran dalam upaya melumpuhkan dan menghancurkan pemerintahannya.

Epstein, yang meninggal di sel penjara pada tahun 2019 sambil menunggu persidangan baru kasus perdagangan seks, memiliki hubungan dekat dengan para elite global dan diduga mengorganisir dan berpartisipasi dalam berbagai tindakan keji atas nama mereka.

Alireza Sanei pada hari Rabu menuduh Epstein adalah bagian dari sekte mistik dan pasukan yang sama menargetkan sekolah Minab dalam "ritual pengorbanan anak" yang dimaksudkan untuk membawa keberhasilan pada operasi militer AS-Israel.

“Anak-anak dari berbagai negara diperdagangkan ke Pulau Epstein,” kata diplomat itu, merujuk pada pulau kecil milik taipan keuangan itu di Kepulauan Virgin AS. “Terjadi pelecehan, pemerkosaan, lalu pengorbanan. Mereka mengorbankan anak-anak kepada roh jahat.”

Bukti tidak langsung sangat mendukung pernyataan bahwa Epstein adalah predator seks yang menargetkan gadis-gadis di bawah umur dan setidaknya beberapa kontaknya memiliki selera kriminal yang sama.

Ada juga kecurigaan kuat bahwa ia terlibat dengan dinas intelijen, termasuk CIA dan Mossad Israel, yang berpotensi menyediakan materi pemerasan untuk pemerintah AS dan Israel.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, juga menggambarkan insiden Minab sebagai “pengorbanan kepada kekuatan jahat” dalam pesan yang mengecam pembingkaian Uni Eropa terhadap perang Iran sebagai pemberi “harapan baru” bagi rakyat Iran untuk menentukan masa depan mereka.

“Sikap itu adalah satanisme yang ditampilkan sepenuhnya,” kata Zakharova.

Menurut pengaduan dari anggota militer AS yang dikutip organisasi nirlaba Military Religious Freedom Foundation (MRFF), beberapa komandan mengatakan kepada pasukan bahwa serangan terhadap Iran adalah bagian dari rencana Tuhan dan dirancang untuk memicu kedatangan Yesus yang kedua melalui Armagedon, seperti yang dijelaskan dalam Kitab Wahyu.

Pembawa acara talk show konservatif AS, Tucker Carlson, seorang kritikus vokal kampanye Iran dan pendukung nilai-nilai Kristen, mengecam apa yang disebutnya sebagai "nafsu darah iblis" dari kaum neokonservatif AS yang merayakan kematian dan kehancuran.

"Nafsu darah tidak pernah terpuaskan. Sama seperti nafsu lainnya, nafsu darah tidak pernah terpuaskan. Tidak ada yang pernah cukup," ia memperingatkan.

Baca juga: Iran Kirim Kapal Perang Kedua ke Perairan Sri Lanka usai Serangan Kapal Selam AS
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Mesir vs Iran: Misi...
Mesir vs Iran: Misi Bersejarah Tim Melli Berlanjut atau Berakhir?
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Nah, Menteri Israel...
Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama
Rekomendasi
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
Davina Karamoy Curi...
Davina Karamoy Curi Perhatian saat Nonton Ardhito Pramono Manggung di Musiczone Okezone
Sejarah! Cape Verde...
Sejarah! Cape Verde Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 usai Tahan Arab Saudi
Berita Terkini
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved