Iran Klaim Hancurkan THAAD, Sistem Rudal Tercanggih dan Termahal AS

Kamis, 05 Maret 2026 - 13:03 WIB
loading...
Iran Klaim Hancurkan...
IRGC Iran klaim telah hancurkan sistem pertahanan THAAD di Uni Emirat Arab dengan serangan rudal presisi. THAAD merupakan sistem pertahanan tercanggih dan termahal AS. Foto/The Sunday Guardian
A A A
TEHERAN - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengeklaim telah menghancurkan sistem pertahanan Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) di Pangkalan Al-Ruwais, Uni Emirat Arab (UEA). THAAD dikenal sebagai sistem rudal tercanggih dan termahal Amerika Serikat (AS).

Media Iran, Fars News Agency, melaporkan bahwa sistem pertahanan udara termahal di dunia itu dihancurkan dalam serangan rudal presisi pada hari Senin.

Baca Juga: Rudal Iran Nyaris Sasar Turki, tapi Ditembak Jatuh Pertahanan Udara NATO

Sistem THAAD yang dioperasikan di UEA memiliki kemampuan "hit-to-kill" di mana misil pencegatnya yang terbang dengan kecepatan Mach 8 (9.900 km/jam) dapat menghantam senjata penyerang secara langsung.

Sistem pertahanan buatan AS ini telah dijual kepada sekutu-sekutu dekat Washington, dengan beberapa baterai dimiliki oleh UEA yang terbukti sangat berharga dalam melawan serangan Iran. Sistem ini juga telah melindungi Abu Dhabi dari rudal Houthi pada Januari 2022.

Misil pencegat yang ditembakkan sistem THAAD masing-masing berharga USD12 juta. Pencegat-pencegat tersebut dirancang untuk menghancurkan rudal penyerang ketika berada dalam fase terminalnya, menuju ke bawah dengan kecepatan tinggi tetapi pada jalur yang dapat diprediksi.

Dalam sebuah pernyataan, yang dikutip Money Control, Kamis (5/3/2026), IRGC mengatakan sistem pertahanan THAAD Amerika dihantam oleh rudal presisi yang diluncurkan oleh Angkatan Udara mereka, sehingga tidak dapat beroperasi. Ditambahkan bahwa radar sistem THAAD yang ditempatkan di pangkalan Al-Ruwais di Uni Emirat Arab telah dihancurkan sehari sebelumnya.

Menurut IRGC, penghancuran sistem pertahanan tersebut telah memberi pasukannya kebebasan yang lebih besar untuk berhasil mengenai target mereka.

Pada Sabtu pagi, Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan gabungan terhadap Teheran dan beberapa kota Iran lainnya, menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, beberapa anggota keluarganya, komandan militer tinggi, dan banyak warga sipil.

Iran menanggapi melalui beberapa gelombang serangan rudal dan drone yang menargetkan pangkalan Israel dan pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah.

Dalam pernyataan lain, IRGC mengatakan telah menargetkan posisi kelompok "kontra-revolusioner yang bermusuhan" yang berbasis di wilayah Kurdistan semi-otonom Irak. Menurut pernyataan tersebut, kelompok itu berencana untuk menyusup ke wilayah Iran dan mengambil tindakan terhadap negara Islam tersebut.

Selain itu, militer Iran mengeklaim bahwa pertahanan udaranya telah menembak jatuh enam drone Hermes Israel di provinsi Isfahan, Kermanshah, Azarbaijan Timur, Khuzestan, dan Teheran.

Ditambahkan bahwa sejak awal perang, angkatan bersenjata Iran telah menembak jatuh 35 drone canggih milik musuh agresif.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
TMCR 2026 Ajak Warga...
TMCR 2026 Ajak Warga Jelajahi Jakarta Jelang Usia 500 Tahun
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved