Iran Lebih Banyak Tembakkan Rudal dan Drone ke Negara-negara Arab daripada ke Israel
Kamis, 05 Maret 2026 - 12:12 WIB
loading...
A
A
A
Penilaian Israel, termasuk yang diterbitkan oleh situs berbahasa Ibrani; Ynet, menunjukkan bahwa serangan intensif Iran terhadap negara-negara Teluk terutama berasal dari perhitungan strategis: Teheran bertujuan untuk mendorong negara-negara Teluk untuk menekan Amerika Serikat agar menghentikan serangan, atau setidaknya mempersingkat durasinya secara signifikan.
Perkiraan tersebut mengeklaim bahwa ini adalah pengaruh paling efektif yang tersedia bagi Iran, dan itulah sebabnya mereka menggunakannya tanpa ragu-ragu.
Faktor lain adalah jangkauan. Iran memiliki sejumlah besar rudal dengan jangkauan antara 300 dan 600 kilometer, yang mampu mencapai negara-negara Teluk dan fasilitas minyak di sepanjang pantai Teluk Arab. Iran juga memiliki ribuan drone serang dan drone bunuh diri, yang seringkali lebih akurat daripada rudal dan lebih sulit dicegat oleh sistem pertahanan udara AS.
Ada juga pertimbangan tentang apa yang digambarkan Ynet sebagai "target mudah" di sektor minyak dan konstruksi Teluk, yang dapat diserang menggunakan puluhan kilogram bahan peledak yang dibawa oleh drone satu arah bunuh diri Shahed-136. Untuk target seperti itu, Iran tidak membutuhkan rudal balistik yang berat dan mahal seperti yang digunakannya terhadap Israel.
Sebaliknya, Iran sering mengerahkan rudal anti-kapal yang diluncurkan dari pantai Iran atau dari kapal serang cepat yang beroperasi di perairan Teluk.
Perkiraan tersebut mengeklaim bahwa ini adalah pengaruh paling efektif yang tersedia bagi Iran, dan itulah sebabnya mereka menggunakannya tanpa ragu-ragu.
Faktor lain adalah jangkauan. Iran memiliki sejumlah besar rudal dengan jangkauan antara 300 dan 600 kilometer, yang mampu mencapai negara-negara Teluk dan fasilitas minyak di sepanjang pantai Teluk Arab. Iran juga memiliki ribuan drone serang dan drone bunuh diri, yang seringkali lebih akurat daripada rudal dan lebih sulit dicegat oleh sistem pertahanan udara AS.
Ada juga pertimbangan tentang apa yang digambarkan Ynet sebagai "target mudah" di sektor minyak dan konstruksi Teluk, yang dapat diserang menggunakan puluhan kilogram bahan peledak yang dibawa oleh drone satu arah bunuh diri Shahed-136. Untuk target seperti itu, Iran tidak membutuhkan rudal balistik yang berat dan mahal seperti yang digunakannya terhadap Israel.
Sebaliknya, Iran sering mengerahkan rudal anti-kapal yang diluncurkan dari pantai Iran atau dari kapal serang cepat yang beroperasi di perairan Teluk.
(mas)
Lihat Juga :