AS dan Israel Kehabisan Rudal Pencegat, Perang Berkepanjangan Untungkan Iran

Rabu, 04 Maret 2026 - 11:42 WIB
loading...
A A A
“Negara itu sangat, sangat tangguh, sangat lentur, dan sangat fleksibel. Jadi, saya pikir ini adalah perang bersama yang dipaksakan kepada Trump, dan Trump baru membuka matanya untuk memahami bagaimana dia telah memojokkan dirinya sendiri,” katanya.

Sementara itu, kantor berita Reuters melaporkan bahwa pemerintahan Trump berencana untuk bertemu dengan para eksekutif dari kontraktor pertahanan AS terbesar di Gedung Putih pada hari Jumat untuk membahas percepatan produksi senjata, karena Pentagon berupaya mengisi kembali persediaan setelah serangannya terhadap Iran.



Kantor tersebut mengutip lima orang yang mengetahui rencana tersebut, yang mengatakan bahwa perusahaan termasuk Lockheed Martin dan Raytheon telah diundang ke pertemuan tersebut. Salah satu orang tersebut mengatakan bahwa pertemuan tersebut diharapkan akan fokus pada upaya menekan para pembuat senjata untuk bergerak lebih cepat guna meningkatkan produksi.

Reuters mengatakan pertemuan tersebut mencerminkan meningkatnya urgensi di Washington untuk mengisi kembali persediaan senjata yang menipis akibat serangan terhadap Iran, serta perang di Ukraina dan Gaza. Namun dalam unggahan media sosial pada hari Senin, Trump mengatakan ada "pasokan amunisi AS yang hampir tak terbatas" dan bahwa perang dapat dilakukan "selamanya", dan sangat berhasil, hanya dengan menggunakan persediaan ini.

Sebelumnya, Demokrat di Senat dan DPR AS mengatakan pembenaran pemerintahan Trump untuk menyerang Iran tidak memadai setelah pengarahan oleh Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan pejabat Gedung Putih lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Tembak Jatuh...
Israel Tembak Jatuh Rudal Iran, Ancam Beri Respons dengan Kekuatan Penuh
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-9 Beruntun usai Tentaranya Tewas Lagi Digempur Iran
Corong Iran Tantang...
Corong Iran Tantang AS Luncurkan Invasi Darat, Ungkap Rudal Bawah Tanah Teheran
1 Lagi Tentara AS Tewas...
1 Lagi Tentara AS Tewas Diserang Drone Iran
5 Alasan Kematian 16...
5 Alasan Kematian 16 Tentara AS Picu Perang Iran Masuk ke Babak Baru yang Berbahaya
Berapa Banyak Jumlah...
Berapa Banyak Jumlah Tentara AS yang Tewas selama Perang Iran?
Lebih Ngeri dari Blokade...
Lebih Ngeri dari Blokade Selat Hormuz, Penutupan Laut Merah Ancam Energi Global
Presiden Terpilih Kolombia...
Presiden Terpilih Kolombia Bakal Buka Kedubes di Yerusalem, Pulihkan Aliansi Bersejarah!
Trump Sebut Sistem Pemilu...
Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia
Rekomendasi
Lebih Ngeri dari Blokade...
Lebih Ngeri dari Blokade Selat Hormuz, Penutupan Laut Merah Ancam Energi Global
Halftime Show Final...
Halftime Show Final Piala Dunia 2026 Bertabur Bintang, Ada BTS hingga Justin Bieber
Tangis Lionel Messi...
Tangis Lionel Messi Pecah, Jadi Laga Terakhirnya di Piala Dunia?
Berita Terkini
Israel Tembak Jatuh...
Israel Tembak Jatuh Rudal Iran, Ancam Beri Respons dengan Kekuatan Penuh
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-9 Beruntun usai Tentaranya Tewas Lagi Digempur Iran
Corong Iran Tantang...
Corong Iran Tantang AS Luncurkan Invasi Darat, Ungkap Rudal Bawah Tanah Teheran
1 Lagi Tentara AS Tewas...
1 Lagi Tentara AS Tewas Diserang Drone Iran
Piala Dunia 2026: Netanyahu...
Piala Dunia 2026: Netanyahu Dukung Argentina karena Pro-Israel, tapi Justru Dikalahkan Spanyol
5 Alasan Kematian 16...
5 Alasan Kematian 16 Tentara AS Picu Perang Iran Masuk ke Babak Baru yang Berbahaya
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved