Didukung Garda Revolusi, Putra Khamenei Dipilih Jadi Pemimpin Tertinggi Iran

Rabu, 04 Maret 2026 - 09:29 WIB
loading...
A A A
Laporan itu menambahkan bahwa para ulama mengadakan dua pertemuan virtual mengenai masalah ini pada hari Selasa, sambil mencatat laporan media Iran yang mengatakan bahwa sebuah gedung di Qom kosong ketika IDF mengumumkan akan menyerangnya dalam serangan udara yang menargetkan Majelis Pakar, sebagaimana badan yang bertugas memilih pemimpin tertinggi secara resmi dikenal.

Siapa Mojtaba Khamenei?

Mojtaba Khamenei, 56 tahun, adalah putra kedua tertua Ayatollah Ali Khamenei. Bloomberg melaporkan pada bulan Januari bahwa Mojtaba Khamenei mengawasi kerajaan investasi, dengan sumber anonim mengatakan bahwa ia memiliki akses ke rekening bank Swiss dan properti mewah Inggris senilai lebih dari $100 juta, meskipun sanksi AS telah dikenakan kepadanya pada tahun 2019.



Putra Khamenei, yang sebagian besar menghindari sorotan publik dan belum pernah memegang jabatan pemerintahan, juga diyakini memiliki pengaruh besar, termasuk pada para administrator Iran dan salah satu organisasi paling kuat di negara itu, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), serta pasukan paramiliter sukarelawan Basij.

Namun, fakta bahwa Mojtaba Khamenei adalah putra Pemimpin Tertinggi mungkin akan merugikannya: suksesi dari ayah ke anak dalam lembaga ulama Muslim Syiah dapat memicu kemarahan. Khamenei telah mengindikasikan penentangannya terhadap pencalonan putranya, kata sebuah sumber Iran yang dekat dengan kantornya kepada Reuters pada tahun 2024, menambahkan bahwa pemimpin tersebut tidak ingin menyaksikan kembalinya pemerintahan turun-temurun, karena banyak warga Iran memandang hal itu sebagai tindakan yang merusak revolusi 1979, yang menggulingkan monarki otoriter Shah Mohammad Reza Pahlavi yang didukung AS.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prosesi Pemakaman Khamenei...
Prosesi Pemakaman Khamenei Digelar di Irak, Drone Iran Gempur Pasukan AS di Bahrain
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
IRGC Tembak Jatuh Drone...
IRGC Tembak Jatuh Drone MQ-9 AS di Atas Bushehr, Sirine Meraung di Kuwait dan Bahrain
AS Serang 80 Target...
AS Serang 80 Target di Iran, Teheran Ancam Pembalasan yang Menghancurkan
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Aksi Nekat Melamar di...
Aksi Nekat Melamar di Puncak Gedung Empire State, Pasangan Rusia Ditangkap
Kylian Mbappe Balas...
Kylian Mbappe Balas Ejekan Rasis Anggota Parlemen Paraguay: Wanita Hina!
Rekomendasi
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
Pancasila yang Kita...
Pancasila yang Kita Peringati, Pancasila yang Kita Khianati
Generasi Muda Diingatkan...
Generasi Muda Diingatkan Bijak Gunakan Gadget dan Media Sosial, Jangan Abaikan Kewajiban
Berita Terkini
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
IRGC Tembak Jatuh Drone...
IRGC Tembak Jatuh Drone MQ-9 AS di Atas Bushehr, Sirine Meraung di Kuwait dan Bahrain
AS Serang 80 Target...
AS Serang 80 Target di Iran, Teheran Ancam Pembalasan yang Menghancurkan
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved