China Perluas Target Antikorupsi, Pejabat dengan Anak di Luar Negeri Diawasi Ketat

Rabu, 04 Maret 2026 - 05:27 WIB
loading...
China Perluas Target...
China memperluas operasi anti-korupsi hingga ke luar negeri dengan target para pejabat yang memiliki keluarga di negara lain. Foto/Ilustrasi Mark Harris/Foreign Policy
A A A
JAKARTA - Kampanye antikorupsi China terus meluas dalam beberapa tahun terakhir, termasuk sejak awal 2026 hingga saat ini. Apa yang awalnya menyasar pejabat dan “harimau” besar, kini bergerak ke wilayah yang lebih sensitif, yakni kehidupan pribadi serta hubungan luar negeri para pejabat publik.

Dalam setahun terakhir, Beijing secara diam-diam memperluas pengawasan yang sebelumnya berfokus pada kategori “pejabat telanjang”—sebutan bagi pejabat yang pasangan dan anak-anaknya tinggal di luar negeri—menjadi kelompok baru yang secara internal disebut sebagai “pejabat semi-telanjang". Istilah ini merujuk pada pejabat yang anaknya menetap di luar negeri, sementara ayah ibunya tetap tinggal di China.

Baca Juga: Penyelidikan Militer China: Konsolidasi Kekuasaan atau Tanda Keretakan?

Dikutip dari Mekong News, Rabu (4/3/2026), perluasan ini mencerminkan pengetatan disiplin politik di bawah kepemimpinan Presiden China Xi Jinping, yang selama lebih dari satu dekade telah membentuk ulang birokrasi, badan usaha milik negara, dan militer melalui kampanye antikorupsi berskala luas.

Sejak lama, “pejabat telanjang” berada dalam pengawasan ketat. Pada 2014, organ kepegawaian Partai Komunis China (PKC) mengeluarkan aturan yang melarang mereka dipromosikan atau menduduki posisi kunci di lembaga partai, militer, maupun perusahaan milik negara. Alasannya jelas: anggota keluarga di luar negeri berpotensi menjadi saluran pemindahan kekayaan ilegal atau titik tekanan pengaruh asing.

Kini, menurut sejumlah sumber yang mengetahui tinjauan internal, inspeksi telah diperluas. Sejak awal tahun lalu, survei dan pemeriksaan latar belakang dilakukan di berbagai lembaga pemerintah dan BUMN untuk memetakan koneksi luar negeri para pejabat senior dan eksekutif.

Perubahan Fokus


Departemen Organisasi Pusat, sebuah lembaga yang berperan sebagai penjaga gerbang penunjukan jabatan di PKC, dilaporkan melakukan survei nasional pada paruh pertama tahun lalu, dengan fokus pada pejabat di “posisi kritis". Penekanannya, menurut sumber internal, lebih pada pencegahan risiko ketimbang pembuktian pelanggaran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Laporan: Mossad Coba...
Laporan: Mossad Coba Rekrut Eks Presiden Ahmadinejad dalam Operasi Pergantian Rezim Iran
Gunung Sampah Longsor...
Gunung Sampah Longsor Timpa Puluhan Pekerja TPA, 9 Orang Tewas
Rekomendasi
Ahli Sebut Penetapan...
Ahli Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Sah: Penuhi Syarat Minimal Dua Alat Bukti
UNJ Dorong Pendidikan...
UNJ Dorong Pendidikan Inklusif melalui Penguatan Kapasitas Guru di PKBM Ghaisan Cendekia
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
Berita Terkini
AS Berambisi Caplok...
AS Berambisi Caplok 3 Pulau Terluar Iran, Bunuh Diri atau Raih Kemenangan Taktis?
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved