Trump: Negara-negara Arab Ingin Gabung Perang AS-Israel Melawan Iran

Selasa, 03 Maret 2026 - 06:42 WIB
loading...
A A A
Amerika Serikat bergabung dengan enam negara Arab pada hari Senin dalam mengeluarkan pernyataan bersama yang berisi kecaman keras terhadap serangan rudal dan drone Iran di seluruh wilayah Timur Tengah sebagai tindakan sembrono dan tidak dapat dibenarkan.

Pernyataan tersebut, yang ditandatangani oleh AS, Bahrain, Yordania, Kuwait, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab, menggambarkan serangan Iran sebagai serangan "tanpa pandang bulu" terhadap negara-negara berdaulat yang membahayakan nyawa warga sipil.

"Serangan yang tidak dapat dibenarkan ini menargetkan wilayah kedaulatan, membahayakan penduduk sipil, dan merusak infrastruktur sipil," bunyi pernyataan tersebut.

Ketujuh negara tersebut menggambarkan perilaku Iran sebagai eskalasi berbahaya yang melanggar kedaulatan negara-negara Arab. "Memantik beberapa negara dan mengancam stabilitas regional," kata mereka, menambahkan bahwa menargetkan warga sipil dan negara-negara yang tidak terlibat dalam permusuhan adalah "perilaku sembrono dan destabilisasi."

Pernyataan itu menambahkan, "Kami bersatu dalam membela warga negara, kedaulatan, dan wilayah kami."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Presiden FIFA Dicecar...
Presiden FIFA Dicecar Jurnalis soal Kekacauan Piala Dunia 2026, Jawaban Infantino Terkesan Meremehkan
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Jejak Perang yang Diabadikan...
Jejak Perang yang Diabadikan dalam Al Quran, Apa Saja?
Sejarah! Kongo Tundukkan...
Sejarah! Kongo Tundukkan Uzbekistan Lewat Laga Dramatis dan Tantang Inggris di 32 Besar
Presiden FIFA Dicecar...
Presiden FIFA Dicecar Jurnalis soal Kekacauan Piala Dunia 2026, Jawaban Infantino Terkesan Meremehkan
Berita Terkini
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved