Trump Minta Iran Menyerah, Ali Larijani: Tidak Akan Bernegosiasi dengan AS

Senin, 02 Maret 2026 - 17:25 WIB
loading...
Trump Minta Iran Menyerah,...
Ali Larijani menegaskan Iran tidak akan bernegosiasi dengan AS. Foto/X/@iranEnglish5
A A A
TEHERAN - Iran “tidak akan bernegosiasi dengan Amerika Serikat.” Itu diungkapkan Ali Larijani, kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Teheran yang berpengaruh, pada hari Senin.

Dalam sebuah unggahan di X, Larijani membantah laporan media bahwa para pejabat Iran telah berupaya memulai pembicaraan dengan pemerintahan Trump setelah gelombang serangan AS-Israel terhadap Iran selama akhir pekan, yang terjadi setelah Teheran dan Washington mengadakan negosiasi nuklir.

Larijani mengatakan bahwa “fantasi delusi” pemimpin AS Donald Trump telah menjerumuskan Timur Tengah ke dalam kekacauan, kata kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Teheran yang berpengaruh itu pada hari Senin.

“Trump telah menjerumuskan kawasan itu ke dalam kekacauan dengan ‘fantasi khayalannya’ dan sekarang takut akan lebih banyak korban jiwa di pihak pasukan Amerika,” tulis Larijani di X.

Baca Juga: Perlawanan Iran Sangat Berani! Trump: Durasi Perang Jadi 5 Minggu

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump memperingatkan pasukan keamanan Iran untuk menyerah atau dibunuh, setelah militer AS mengatakan telah menghancurkan markas besar Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

“Saya sekali lagi mendesak [IRGC], militer dan polisi Iran untuk meletakkan senjata Anda dan menerima kekebalan penuh atau menghadapi kematian yang pasti. Itu akan menjadi kematian yang pasti. Itu tidak akan menyenangkan,” kata Trump dalam pidato video.

Ia mengatakan bahwa operasi tempur di Iran terus berlanjut dan akan terus berlangsung hingga semua tujuan Washington tercapai.

Trump mengkonfirmasi bahwa tiga anggota militer AS telah tewas dan mengatakan kemungkinan akan ada lebih banyak korban, bersumpah untuk membalas kematian warga Amerika.

“Operasi tempur terus berlanjut saat ini dengan kekuatan penuh, dan akan terus berlanjut hingga semua tujuan kita tercapai. Kita memiliki tujuan yang sangat kuat,” katanya.



Trump juga mendesak warga Iran untuk bangkit dan menggulingkan pemerintah mereka sehari setelah serangan gabungan AS-Israel menewaskan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.

“Saya menyerukan kepada semua patriot Iran yang mendambakan kebebasan untuk memanfaatkan momen ini untuk berani, gagah, heroik, dan merebut kembali negara Anda. Amerika bersama Anda,” katanya.

Sebelumnya pada hari Minggu, Trump mengatakan ia membayangkan operasi militer selama empat minggu melawan Iran.

“Ini selalu merupakan proses empat minggu. Kami memperkirakan akan memakan waktu sekitar empat minggu,” katanya kepada surat kabar Inggris Daily Mail.

“Sekuat apa pun negara ini, ini adalah negara yang besar, akan membutuhkan waktu empat minggu – atau kurang,” kata Trump.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Sejarah! Mesir Lolos...
Sejarah! Mesir Lolos ke Babak 32 Besar, Iran Masih Tunggu Nasib
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup H Piala Dunia 2026: Dongeng Cape Verde Baru Dimulai!
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Berita Terkini
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved