Kenapa Para Pemimpin Iran Lebih Takut Menyerah Dibandingkan Berperang?

Senin, 02 Maret 2026 - 20:20 WIB
loading...
Kenapa Para Pemimpin...
Para pemimpin Iran lebih takut menyerah dibandingkan berperang. Foto/X/@SprinterPress
A A A
TEHERAN - Trita Parsi, salah satu pendiri Quincy Institute for Responsible Statecraft, mengatakan ia percaya strategi AS dan Israel di Iran adalah membunuh sebanyak mungkin pemimpin senior hingga seseorang menerima penyerahan diri.

Namun ia mengatakan ini adalah kesalahan perhitungan.

Kenapa Para Pemimpin Iran Lebih Takut Menyerah Dibandingkan Berperang?

1. Iran Tak Bisa Ditakut-takuti

Trump mengira dengan membawa kapal induk ke Teluk, "ini akan cukup menakut-nakuti Iran untuk membuat mereka menyerah, tanpa memahami bahwa teokrasi khusus ini lebih takut menyerah daripada takut berperang," kata Parsi kepada Al Jazeera.

Ini karena pemerintah Iran percaya mereka dapat bertahan dalam perang, tetapi mereka tidak akan mampu bertahan jika menyerah.


2. Harus Benar-benar Menghandurkan Negara

Untuk menemukan seseorang yang bersedia menyerah "pada dasarnya akan membutuhkan, bukan hanya menyingkirkan lapisan demi lapisan kepemimpinan, tetapi benar-benar menghancurkan negara secara keseluruhan," katanya.

3. Memberi Pelajaran Berharga kepada AS

“Dan pemerintahan Trump tidak tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan, bahkan jika itu dapat dicapai. Dan selama waktu itu, strategi Iran adalah untuk menimbulkan kerusakan sebanyak mungkin pada Amerika Serikat, pada pasukan AS, pada ekonomi global, pada negara-negara tetangga, pada pasar global, agar hal ini menjadi terlalu mahal bagi Trump untuk mencoba melakukannya," papar Parsi.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
Dunia Segara Akan Dengar...
Dunia Segara Akan Dengar Gema Kemenangan Iran
Jalan Terjal Iran di...
Jalan Terjal Iran di Piala Dunia 2026: Visa Ditolak dan dalam Kepungan Senjata
Heboh! Pentagon Sempat...
Heboh! Pentagon Sempat Lockdown Usai Sensor Deteksi Antraks, Ternyata Alarm Palsu
Cerita Shakira Kembali...
Cerita Shakira Kembali Bawakan Lagu Anthem Piala Dunia, Harus Membuat Orang Menari
Rekomendasi
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Ferrari Dicemooh, BMW...
Ferrari Dicemooh, BMW Dipuja: Menguak Rahasia Sangar M Concept Neue Klasse!
Berita Terkini
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
Infografis
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Iran vs Israel, Siapa Lebih Unggul?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved