Begini Cara AS dan Israel Bunuh Khamenei di Iran: Informasi CIA-Mossad Dieksekusi Jet Tempur

Senin, 02 Maret 2026 - 09:58 WIB
loading...
Begini Cara AS dan Israel...
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei telah tewas diserang AS dan Israel pada Sabtu pagi. Pembunuhannya merupakan hasil operasi CIA dan Mossad. Foto/X @khamenei_ir
A A A
TEHERAN - Konfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei sedang bertemu dengan para penasihat utamanya memicu operasi udara dan laut Amerika Serikat (AS)-Israel yang akhirnya menewaskannya. Demikian diungkap pejabat Amerika yang mengetahui perencanaan serangan tersebut kepada Reuters.

Pejabat itu mengatakan operasi bergantung pada serangan pertama dan cepat untuk menjaga unsur kejutan.

Baca Juga: AS Hancurkan dan Tenggelamkan 9 Kapal Angkatan Laut Iran

Ada kekhawatiran bahwa Khamenei akan menghilang ke salah satu jaringan fasilitas bawah tanah Iran yang aman jika dia mendapat peringatan sebelumnya.

Awalnya, Khamenei diperkirakan akan mengadakan pertemuan pada Sabtu malam di Teheran, kata sumber AS.

Namun, badan intelijen Israel; Mossad, mendeteksi pertemuan tersebut berlangsung lebih awal—pada Sabtu pagi—yang mendorong para komandan militer AS dan Israel untuk memajukan waktu serangan.

Lokasi pasti pertemuan tersebut tidak diungkapkan.

Jejak Intelijen dan Eksekusi


Versi lain dari laporan The New York Times, Badan Intelijen Pusat (CIA) AS telah melacak pergerakan Ayatollah Ali Khamenei selama berbulan-bulan dan mengetahui adanya pertemuan pejabat senior Iran yang dijadwalkan pada Sabtu pagi di kompleks kepemimpinan di pusat Teheran.

Mengutip pejabat yang mengetahui operasi tersebut, surat kabar itu melaporkan bahwa Washington dan Tel Aviv awalnya berencana untuk menyerang pada malam hari. Tetapi setelah menerima intelijen terbaru yang mengonfirmasi waktu dan lokasi pertemuan, operasi tersebut dimajukan.

Amerika Serikat membagikan intelijen tersebut dengan Israel, yang mempersiapkan serangan yang menargetkan Khamenei.

Operasi dimulai sekitar pukul 06.00 pagi waktu Israel. Kira-kira dua jam kemudian, rudal jarak jauh yang ditembakkan oleh jet Angkatan Udara Israel menghantam kompleks di Teheran.

Para pejabat senior keamanan nasional Iran dilaporkan berkumpul di satu gedung, sementara Khamenei berada di bangunan terdekat.

Wall Street Journal melaporkan bahwa sekitar 30 bom dijatuhkan di kompleks tersebut selama serangan itu.

Ali Larijani Selamat


Pada awal operasi, kompleks keamanan tinggi Khamenei di Teheran dihantam. Citra satelit kemudian mengonfirmasi bahwa kompleks tersebut telah hancur, menandai titik balik dramatis dalam pemerintahan ulama Iran selama 46 tahun.

Israel mengatakan Khamenei tewas bersama beberapa tokoh senior, termasuk Ali Shamkhani, mantan sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran yang berpengaruh, dan Mohammad Pakpour, komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Dua sumber Iran mengatakan kepada Reuters bahwa Khamenei telah bertemu dengan Shamkhani dan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi saat ini, Ali Larijani, sesaat sebelum serangan dimulai.

“Para prajurit pemberani dan bangsa Iran yang hebat akan memberi pelajaran yang tak terlupakan kepada para penindas internasional,” kata Larijani dalam sebuah pernyataan, bersumpah akan membalas dendam.

Ayatollah Khamenei, penerus pendiri Republik Islam Iran Ruhollah Khomeini, telah memerintah sejak 1989 dan membangun warisannya atas dasar penentangan terhadap pengaruh Barat dan perlawanan terhadap Israel dan Amerika Serikat.

Beberapa jam setelah kematiannya, televisi pemerintah Iran menyiarkan rekaman arsip yang diselimuti spanduk hitam. Media resmi membingkai pembunuhannya sebagai "kemartiran Sang Penjaga", menggambarkannya bukan sebagai kekalahan tetapi sebagai pengorbanan untuk kedaulatan nasional.

Akun resmi berbahasa Persia yang terkait dengan Khamenei memposting ayat Al-Quran di X tak lama setelah tengah malam. Tasnim News Agency melaporkan bahwa dia dibunuh di tempat kerjanya pada dini hari Minggu.

Media Iran juga melaporkan bahwa putrinya, menantu laki-lakinya, dan cucunya tewas dalam serangan itu.

Pembunuhan itu segera meningkatkan ketegangan di seluruh Timur Tengah, memicu gelombang pembalasan dan meningkatkan kekhawatiran akan konflik yang lebih luas.

Beberapa jam sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menulis di platform Truth Social miliknya: “Khamenei, salah satu orang paling jahat dalam sejarah, telah mati.”

Iran sendiri sudah bergulat dengan gejolak yang kembali terjadi. Bulan lalu, protes atas inflasi yang melonjak mengguncang beberapa kota, dengan pihak berwenang dilaporkan merespons dengan kekerasan.

Sekarang, dengan pemimpin tertinggi telah tiada dan komandan senior terbunuh, Republik Islam menghadapi momen ketidakpastian paling mendalam sejak tahun 1989.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
50 Senator AS Dukung...
50 Senator AS Dukung Resolusi Anti-Perang Iran, Trump Kehilangan Dukungan
Rekomendasi
Hari Kedua Audisi Liga...
Hari Kedua Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok, 32 Tim SD Berebut Tiket ke Jakarta
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved