AS-Israel Klaim Serang Militer Iran, tapi Sekolah Dibom Tewaskan 85 Siswi SD
Minggu, 01 Maret 2026 - 07:49 WIB
loading...
A
A
A
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmaeil Baghaei mencatat bahwa serangan itu adalah tindakan agresi dan terorisme yang jelas. Baghaei mencatat bahwa tindakan tersebut memenuhi syarat sebagai kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.
“Dunia harus menentang ketidakadilan yang serius ini dan Dewan Keamanan PBB harus bertindak sekarang dalam menjalankan tanggung jawab utamanya berdasarkan Piagam PBB,” tulisnya di X, seperti dikutip Tehran Times, Minggu (1/3/2026).
Wakil Presiden Iran Mohammad Reza Aref menyatakan, “Keamanan dan martabat bangsa Iran adalah garis merah kami, dan tidak ada agresi yang akan dibiarkan tanpa konsekuensi.”
Aref lebih lanjut mengumumkan bahwa Republik Islam Iran akan menggunakan seluruh kapasitas hukum, politik, dan internasionalnya untuk menuntut kejahatan ini di badan-badan internasional, dan mengharapkan komunitas internasional untuk tidak tinggal diam mengenai kelanjutan tindakan agresi tersebut.
“Dunia harus menentang ketidakadilan yang serius ini dan Dewan Keamanan PBB harus bertindak sekarang dalam menjalankan tanggung jawab utamanya berdasarkan Piagam PBB,” tulisnya di X, seperti dikutip Tehran Times, Minggu (1/3/2026).
Wakil Presiden Iran Mohammad Reza Aref menyatakan, “Keamanan dan martabat bangsa Iran adalah garis merah kami, dan tidak ada agresi yang akan dibiarkan tanpa konsekuensi.”
Aref lebih lanjut mengumumkan bahwa Republik Islam Iran akan menggunakan seluruh kapasitas hukum, politik, dan internasionalnya untuk menuntut kejahatan ini di badan-badan internasional, dan mengharapkan komunitas internasional untuk tidak tinggal diam mengenai kelanjutan tindakan agresi tersebut.
(mas)
Lihat Juga :