AS-Israel Klaim Serang Militer Iran, tapi Sekolah Dibom Tewaskan 85 Siswi SD

Minggu, 01 Maret 2026 - 07:49 WIB
loading...
AS-Israel Klaim Serang...
AS dan Israel klaim serangan mereka menargetkan militer Iran, tapi gedung sekolah ikut dibom dan menewaskan 85 siswi SD. Foto/Instagram Doha News
A A A
TEHERAN - Serangan udara gabungan Amerika Serikat (AS)-Israel diklaim menargetkan situs-situs militer Iran. Namun faktanya, sebuah sekolah dasar (SD) putri di kota Minab, provinsi Hormozgan, ikut dibom, menewaskan 85 siswi.

Pihak berwenang di provinsi Hormozgan melaporkan bahwa setidaknya 85 siswi tewas dan 95 lainnya terluka. Rekaman yang diambil oleh jurnalis lokal menunjukkan bagian tubuh yang termutilasi dari anak-anak perempuan di tengah puing-puing dan reruntuhan gedung sekolah.

Baca Juga: Media Israel: Foto Jenazah Khamenei Ditunjukkan kepada Trump dan Netanyahu

Para pejabat Iran secara universal mengecam serangan itu, menggambarkannya sebagai kekejaman yang disengaja terhadap anak-anak yang tidak bersalah dan eskalasi terhadap bangsa Iran.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengeluarkan pernyataan keras ketika berduka atas tragedi yang memilukan di SD Shajareh Tayyebah.

Pezeshkian menggambarkan pengeboman gedung sekolah yang penuh dengan siswi yang tidak bersalah itu sebagai "tindakan biadab". Dia bersumpah bahwa itu akan menjadi bagian yang tak terhapuskan dari sejarah kejahatan para agresor terhadap Iran.

Pernyataan Pezeshkian juga mengutuk keras tindakan tidak manusiawi tersebut dan menyerukan perawatan medis segera bagi para korban luka.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memperingatkan bahwa serangan ini tidak akan dibiarkan begitu saja. Dia menyebarkan gambar-gambar fasilitas yang hancur, menekankan bahwa pengeboman siang hari itu menargetkan lokasi yang penuh dengan siswi.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmaeil Baghaei mencatat bahwa serangan itu adalah tindakan agresi dan terorisme yang jelas. Baghaei mencatat bahwa tindakan tersebut memenuhi syarat sebagai kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

“Dunia harus menentang ketidakadilan yang serius ini dan Dewan Keamanan PBB harus bertindak sekarang dalam menjalankan tanggung jawab utamanya berdasarkan Piagam PBB,” tulisnya di X, seperti dikutip Tehran Times, Minggu (1/3/2026).

Wakil Presiden Iran Mohammad Reza Aref menyatakan, “Keamanan dan martabat bangsa Iran adalah garis merah kami, dan tidak ada agresi yang akan dibiarkan tanpa konsekuensi.”

Aref lebih lanjut mengumumkan bahwa Republik Islam Iran akan menggunakan seluruh kapasitas hukum, politik, dan internasionalnya untuk menuntut kejahatan ini di badan-badan internasional, dan mengharapkan komunitas internasional untuk tidak tinggal diam mengenai kelanjutan tindakan agresi tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Pria Mudah Lelah dan...
Pria Mudah Lelah dan Mengantuk Meski Cukup Tidur? Bisa Jadi Tanda Testosteron Rendah
Ditahan Curacao, Ekuador...
Ditahan Curacao, Ekuador Gagal Segel Tiket ke Babak Gugur Piala Dunia 2026
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Berita Terkini
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved