Ini 7 Negara Arab yang Dirudal Iran sebagai Balasan atas Serangan AS-Israel

Minggu, 01 Maret 2026 - 06:56 WIB
loading...
Ini 7 Negara Arab yang...
Bahrain, bagian dari tujuh negara Arab yang diserang rudal Iran. Iran klaim ini sebagai bagian dari pembalasan atas serangan AS dan Israel terhadap Teheran. Foto/The Mirror
A A A
TEHERAN - Ledakan mengguncang tujuh negara Arab pada hari Sabtu setelah Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran melancarkan beberapa gelombang serangan rudal. IRGC mengeklaim itu bagian dari pembalasan atas serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Teheran.

Serangan Iran terhadap tujuh negara Arab tersebut menargetkan pangkalan-pangkalan militer AS di sana. Ketujuh target itu adalah pusat dukungan Armada Kelima di Bahrain, pangkalan di Kurdistan Irak, Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar, Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait, Pangkalan Udara Al Dhafra di Uni Emirat Arab (UEA), Pangkalan Udara Muwaffaq Al Salti di Yordania, dan Pangkalan Udara Pangeran Sultan di Arab Saudi.

Baca Juga: Israel Klaim Khamenei Telah Tewas, Iran Nyatakan Masih Hidup dan Memimpin Medan Perang

Sirene serangan udara meraung-raung di Kuwait, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Bahrain.

IRGC mengatakan mereka telah memulai operasi militer yang mereka sebut "Operation True Promise 4" atau "Operasi Janji Kebenaran 4".

7 Negara Arab yang Diserang Iran

1. Qatar

Seorang pejabat pemerintah Qatar mengatakan kepada Agence France-Presse (AFP), Minggu (1/3/2026), bahwa pertahanan udara telah mencegat rudal Iran, menambahkan bahwa sistem Patriot buatan AS menghancurkan proyektil tersebut.

Qatar menjadi tuan rumah Pangkalan Udara Al Udeid, instalasi militer AS terbesar di kawasan itu. Kementerian Dalam Negeri Qatar kemudian menyatakan bahwa serangan itu tidak menimbulkan kerusakan.

2. Bahrain

Bahrain mengatakan sebuah fasilitas yang terkait dengan Armada Kelima Angkatan Laut AS telah menjadi sasaran serangan rudal Iran, menurut pernyataan yang disampaikan oleh pusat komunikasi nasional negara itu. Pernyataan itu tanpa memberikan detail lebih lanjut terkait dampak serangan Iran.

3. Kuwait

Militer Kuwait mengatakan telah menangani serangan rudal Iran di wilayah udaranya, menurut laporan kantor berita negara; KUNA.

4. Yordania

Militer Yordania mengatakan telah menembak jatuh dua rudal balistik Iran yang menargetkan negara itu.

5. Uni Emirat Arab

Warga di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, mengatakan kepada AFP bahwa mereka mendengar ledakan keras. Kantor berita negara UEA mengatakan satu orang tewas setelah pasukan Emirat mencegat rudal Iran.

UEA mengutuk serangan itu sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatannya dan hukum internasional serta mengatakan bahwa mereka berhak untuk membalas.

6. Irak

Asap mengepul dari pangkalan AS di dekat bandara di Irbil, wilayah Kurdi utara Irak yang semi-otonom, pada hari Sabtu. Media lokal melaporkan bahwa rudal yang diduga ditembakkan oleh Iran telah ditembak jatuh. Tidak ada pernyataan langsung dari pejabat Irak atau pun dari AS.

Milisi Irak yang didukung Iran sebelumnya mengancam akan menyerang target di wilayah Kurdi jika terjadi serangan terhadap Iran. Sebelumnya pada hari Sabtu, serangan pesawat tak berawak menargetkan markas besar milisi Kataib Hezbollah yang bersekutu dengan Iran di barat daya Baghdad, menewaskan dua orang.

7. Arab Saudi

Kerajaan Arab Saudi mengonfirmasi pada hari Sabtu bahwa Iran menyerang Riyadh dan wilayah timurnya, dan memperingatkan bahwa mereka berhak untuk membela diri termasuk dengan membalas.

"Arab Saudi menyampaikan kecaman terkerasnya terhadap serangan Iran yang terang-terangan dan pengecut yang menargetkan wilayah Riyadh dan Provinsi Timur, yang berhasil dipukul mundur,” kata Kementerian Luar Negeri Arab Saudi dalam sebuah pernyataan.

“Mengingat agresi yang tidak beralasan ini, Kerajaan menegaskan bahwa mereka akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk mempertahankan keamanannya dan melindungi wilayah, warga negara, dan penduduknya, termasuk dengan opsi untuk membalas agresi tersebut.”
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
AS Sebut Iran Bisa Hidup...
AS Sebut Iran Bisa Hidup Senang jika Penuhi Syarat-Syarat Ini, Apa Saja?
Rekomendasi
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Berita Terkini
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved