IRGC: 200 Personel Militer AS Tewas dan Terluka dalam Serangan Balasan Iran

Minggu, 01 Maret 2026 - 06:18 WIB
loading...
IRGC: 200 Personel Militer...
IRGC klaim 200 personel militer AS tewas dan terluka dalam serangan balasan Iran terhadap pangkalan-pangkalan AS di seluruh Timur Tengah. Foto/X/@Visegrad24
A A A
TEHERAN - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengatakan militer Amerika Serikat (AS) telah menderita 200 korban jiwa dan luka dalam serangan balasan Teheran terhadap pangkalan-pangkalan Amerika di seluruh Timur Tengah.

Israel, yang didukung oleh AS, telah meluncurkan apa yang digambarkan sebagai operasi pencegahan terhadap target militer dan nuklir Iran pada Sabtu dini hari, mengeklaim serangan tersebut bertujuan untuk menetralisir ancaman yang ditimbulkan oleh Republik Islam di wilayah tersebut.

Baca Juga: Israel Klaim Khamenei Telah Tewas, Iran Nyatakan Masih Hidup dan Memimpin Medan Perang

Presiden AS Donald Trump kemudian mengonfirmasi bahwa Gedung Putih telah mendukung rezim Zionis dalam melakukan serangan itu, dengan menyebut kegagalan diplomasi nuklir sebagai pemicu langsung langkah tersebut.

“Akibat serangan rudal terhadap pangkalan-pangkalan Amerika, setidaknya 200 personel militer AS tewas dan terluka,” tulis kantor berita Tasnim pada hari Sabtu, mengutip pernyataan dari IRGC Iran.

Mengomentari pembalasan Iran tersebut, Jenderal IRGC Ebrahim Jabbari memperingatkan Trump bahwa Republik Islam Iran memiliki kemampuan canggih dan siap untuk konflik yang berkepanjangan.

“Pada awal perang, kami akan menyerang semua yang kami miliki dalam persediaan kami,” kata Jabbari, seraya berjanji akan meluncurkan rudal-rudal paling ampuh nanti.

“Apa yang belum kami tunjukkan sampai sekarang, dan apa yang, seperti yang kami orang Iran katakan, kami ‘simpan dalam air garam', akan kami ungkapkan dalam beberapa hari mendatang,” imbuh dia.

Serangan balasan Iran menargetkan beberapa fasilitas militer AS di Timur Tengah, termasuk pusat dukungan Armada Kelima di Bahrain, pangkalan di Kurdistan Irak, Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar, Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait, Pangkalan Udara Al Dhafra di Uni Emirat Arab, Pangkalan Udara Muwaffaq Al Salti di Yordania, dan Pangkalan Udara Pangeran Sultan di Arab Saudi.

Laporan media Israel juga mengatakan bahwa sekitar 35 rudal diluncurkan ke arah Israel, dengan satu orang dilaporkan terluka.

Serangan terbaru ini merupakan kampanye militer besar kedua Israel terhadap Iran dalam waktu kurang dari setahun. Pada Juni 2025, selama konflik 12 hari, militer Israel (IDF) bekerja sama dengan pasukan militer AS melakukan pengeboman mendadak terhadap fasilitas militer dan nuklir Republik Islam Iran, menewaskan komandan militer senior, pejabat pemerintah, dan ilmuwan nuklir.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Iran Beberkan Alasan...
Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump
Rekomendasi
Pelajar Tewas Tersangkut...
Pelajar Tewas Tersangkut Kabel, DPRD Desak Pemprov DKI Jakarta Tata Ulang Pengelolaan Utilitas
Kajari Serdang Bedagai...
Kajari Serdang Bedagai Diamankan Kejagung, Diduga Tak Profesional
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved