Donald Trump: 'Khamenei, Salah Satu Orang Paling Jahat dalam Sejarah, Telah Meninggal'
Minggu, 01 Maret 2026 - 05:58 WIB
loading...
A
A
A
"Mereka telah mengambil alih kekuasaan melalui kekuatan-kekuatan penindas. Merekalah yang telah merendahkan negara Anda yang indah, membawanya ke titik terendah, dan merekalah yang membantai Anda secara massal," katanya.
Serangan pada hari Sabtu berubah menjadi eskalasi militer yang lebih luas setelah Iran menanggapi dengan melancarkan serangkaian serangan terhadap Israel dan negara-negara Teluk, termasuk Bahrain, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.
Ayatollah Ali Khamenei meneruskan kekuasaan dari Ruhollah Khomeini pada tahun 1989 dan, meskipun ada keraguan awal tentang cengkeramannya pada kekuasaan, dia memerintah selama 36 tahun.
Tahun-tahun terakhirnya penuh gejolak—kelompok proksi Iran; Hamas dan Hizbullah, melemah karena serangan Israel, serta protes atas kondisi ekonomi yang memuncak pada bulan Januari dan ditanggapi dengan penindakan brutal. Selain itu juga terjadi perang 12 hari Iran dengan Israel pada Juni lalu, yang diikuti serangan AS terhadap tiga situs nuklir Iran.
Serangan pada hari Sabtu berubah menjadi eskalasi militer yang lebih luas setelah Iran menanggapi dengan melancarkan serangkaian serangan terhadap Israel dan negara-negara Teluk, termasuk Bahrain, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.
Akhir dari Pemerintahan 36 Tahun?
Ayatollah Ali Khamenei meneruskan kekuasaan dari Ruhollah Khomeini pada tahun 1989 dan, meskipun ada keraguan awal tentang cengkeramannya pada kekuasaan, dia memerintah selama 36 tahun.
Tahun-tahun terakhirnya penuh gejolak—kelompok proksi Iran; Hamas dan Hizbullah, melemah karena serangan Israel, serta protes atas kondisi ekonomi yang memuncak pada bulan Januari dan ditanggapi dengan penindakan brutal. Selain itu juga terjadi perang 12 hari Iran dengan Israel pada Juni lalu, yang diikuti serangan AS terhadap tiga situs nuklir Iran.
(mas)
Lihat Juga :