Arab Saudi Dirudal Iran, Apa yang Dilakukan Putra Mahkota MBS?

Minggu, 01 Maret 2026 - 03:30 WIB
loading...
Arab Saudi Dirudal Iran,...
Arab Saudi dirudal Iran, Putra Mahkota Mohammad Bin Salman bergerak cepat dengan berkoordinasi dengan negara Arab lainnya. Foto/X
A A A
TEHERAN - Arab Saudi mengkonfirmasi bahwa Iran telah menyerang Riyadh dan wilayah timurnya, dan memperingatkan bahwa mereka berhak untuk membela diri, termasuk dengan melakukan serangan balasan.

Arab Saudi “menyampaikan kecaman terkerasnya terhadap serangan Iran yang terang-terangan dan pengecut yang menargetkan Riyadh dan wilayah Provinsi Timur, yang telah berhasil dipukul mundur,” kata kementerian luar negeri dalam sebuah pernyataan.

“Mengingat agresi yang tidak beralasan ini, Kerajaan menegaskan bahwa pihaknya akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk mempertahankan keamanannya dan melindungi wilayah, warga negara, dan penduduknya, termasuk dengan opsi untuk membalas agresi tersebut.”

Amerika Serikat dan Israel melakukan serangan militer terhadap Iran pada hari Sabtu, menargetkan para pemimpin tertingginya dan menjerumuskan Timur Tengah ke dalam konflik yang menurut Presiden Donald Trump akan mengakhiri ancaman keamanan bagi AS dan memberi Iran kesempatan untuk menggulingkan penguasa mereka.

Teheran menyebut serangan itu tidak beralasan dan ilegal, dan menanggapi dengan meluncurkan rudal ke Israel dan beberapa negara Teluk yang menjadi tuan rumah pangkalan Amerika.

Arab Saudi Dirudal Iran, Apa yang Dilakukan Putra Mahkota MBS?

1. Membangun Solidaritas dengan Para Pemimpin Arab Lainnya

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) melakukan panggilan telepon dengan para pemimpin UEA, Bahrain, Kuwait, Qatar, dan Yordania pada hari Sabtu setelah Iran melancarkan serangan di beberapa lokasi di Teluk.

Putra Mahkota “menegaskan solidaritas dan dukungan penuh Kerajaan kepada negara-negara saudara mereka, dan kesiapan Kerajaan untuk menyediakan semua sumber dayanya untuk membantu saudara-saudaranya dalam setiap tindakan yang mereka ambil sebagai tanggapan terhadap serangan brutal Iran yang menargetkan negara-negara mereka hari ini dan yang merusak keamanan dan stabilitas kawasan,” demikian pernyataan yang diterbitkan di Kantor Berita Saudi (SPA).

Putra Mahkota Arab Saudi mengatakan kepada Emir Kuwait bahwa Kerajaan mendukung Kuwait dalam semua tindakannya untuk mempertahankan kedaulatannya, menurut pernyataan yang diterbitkan di Kantor Berita Kuwait (KUNA).

2. Mengutuk Serangan Iran ke Negara-negara Arab

Putra Mahkota “mengutuk keras agresi tersebut, menggambarkannya sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan Kuwait, wilayah udara, hukum internasional, dan piagam PBB,” tambah pernyataan itu.

Kantor Emiri Diwan juga melaporkan bahwa Putra Mahkota Saudi melakukan percakapan telepon dengan penguasa Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani.

Sebelumnya pada hari Sabtu, Arab Saudi mengutuk serangan Iran terhadap beberapa negara di Teluk dan Timur Tengah, termasuk UEA, Qatar, dan Bahrain.

“Kerajaan Arab Saudi mengutuk dan mengecam sekeras-kerasnya agresi Iran yang terang-terangan dan pelanggaran kedaulatan Uni Emirat Arab, Kerajaan Bahrain, negara Qatar, negara Kuwait, dan Kerajaan Hashemite Yordania,” demikian bunyi pernyataan dari kementerian luar negeri.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Iran: Israel Ingin Sabotase...
Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS
Rekomendasi
Gus Falah Desak Pelaku...
Gus Falah Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Brutal Wanita di Bandung Dihukum Seberat-Beratnya
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Kisah Bulan Muharram...
Kisah Bulan Muharram : Nabi Yunus AS 40 Hari di Perut Ikan, dan Pelajaran tentang Kesabaran
Berita Terkini
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved