Menlu Oman: Perdamaian dalam Jangkauan, Iran Setuju Tak Menimbun Material Nuklir
Sabtu, 28 Februari 2026 - 12:34 WIB
loading...
A
A
A
Diplomat utama Oman itu juga mengatakan Iran akan menurunkan persediaan material nuklirnya saat ini ke “tingkat terendah yang mungkin” sehingga “diubah menjadi bahan bakar, dan bahan bakar itu tidak dapat diubah kembali”.
“Ini adalah sesuatu yang benar-benar baru. Ini benar-benar membuat argumen pengayaan menjadi kurang relevan, karena sekarang kita berbicara tentang nol penimbunan,” kata Al Busaidi.
Mengenai tuntutan AS baru-baru ini mengenai program rudal Iran, Al Busaidi mengatakan, “Saya percaya Iran terbuka untuk membahas semuanya.”
Ketika ditanya apakah menurutnya cukup banyak hal yang telah dibahas dalam pembicaraan terbaru di Jenewa untuk mencegah serangan AS terhadap Iran, menteri tersebut mengatakan, “Saya harap begitu.”
“Kita telah benar-benar maju secara substansial, dan saya pikir, jelas, masih ada berbagai detail yang perlu diselesaikan, dan inilah mengapa kita membutuhkan sedikit lebih banyak waktu untuk benar-benar mencoba dan mencapai tujuan utama yaitu memiliki paket kesepakatan yang komprehensif,” katanya.
“Tetapi gambaran besarnya adalah kesepakatan ada di tangan kita,” tambahnya.
Komentar menteri luar negeri tersebut disampaikan setelah ia bertemu dengan Wakil Presiden AS JD Vance pada hari Jumat dan ketika Presiden AS Donald Trump terus mengancam sambil pada saat yang sama menyatakan bahwa ia mendukung solusi diplomatik dengan Teheran.
“Ini adalah sesuatu yang benar-benar baru. Ini benar-benar membuat argumen pengayaan menjadi kurang relevan, karena sekarang kita berbicara tentang nol penimbunan,” kata Al Busaidi.
Mengenai tuntutan AS baru-baru ini mengenai program rudal Iran, Al Busaidi mengatakan, “Saya percaya Iran terbuka untuk membahas semuanya.”
Ketika ditanya apakah menurutnya cukup banyak hal yang telah dibahas dalam pembicaraan terbaru di Jenewa untuk mencegah serangan AS terhadap Iran, menteri tersebut mengatakan, “Saya harap begitu.”
“Kita telah benar-benar maju secara substansial, dan saya pikir, jelas, masih ada berbagai detail yang perlu diselesaikan, dan inilah mengapa kita membutuhkan sedikit lebih banyak waktu untuk benar-benar mencoba dan mencapai tujuan utama yaitu memiliki paket kesepakatan yang komprehensif,” katanya.
“Tetapi gambaran besarnya adalah kesepakatan ada di tangan kita,” tambahnya.
Komentar menteri luar negeri tersebut disampaikan setelah ia bertemu dengan Wakil Presiden AS JD Vance pada hari Jumat dan ketika Presiden AS Donald Trump terus mengancam sambil pada saat yang sama menyatakan bahwa ia mendukung solusi diplomatik dengan Teheran.
Lihat Juga :