Menlu Oman: Perdamaian dalam Jangkauan, Iran Setuju Tak Menimbun Material Nuklir

Sabtu, 28 Februari 2026 - 12:34 WIB
loading...
Menlu Oman: Perdamaian...
Oman Badr bin Hamad Al Busaidi bertemu Utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner. Foto/sputnik
A A A
TEHERAN - Iran setuju selama pembicaraan tidak langsung dengan Amerika Serikat (AS) untuk tidak pernah menimbun uranium yang diperkaya. Pernyataan itu diungkap diplomat utama Oman, yang menggambarkan perkembangan tersebut sebagai terobosan besar.

Menteri Luar Negeri Oman Badr bin Hamad Al Busaidi juga mengatakan pada hari Jumat bahwa ia percaya semua masalah dalam kesepakatan antara Iran dan AS dapat diselesaikan "secara damai dan komprehensif" dalam beberapa bulan.

“Kesepakatan perdamaian berada dalam jangkauan kita… jika kita memberi diplomasi ruang yang dibutuhkan untuk mencapainya,” kata Al Busaidi dalam wawancara dengan CBS News di Washington, DC, setelah Oman menjadi perantara putaran ketiga pembicaraan tidak langsung antara AS dan Iran di Jenewa pada hari Kamis.

“Jika tujuan utamanya adalah untuk memastikan selamanya bahwa Iran tidak dapat memiliki bom nuklir, saya pikir kita telah memecahkan masalah itu melalui negosiasi ini dengan menyetujui terobosan yang sangat penting yang belum pernah dicapai sebelumnya,” ujar Al Busaidi.

“Menurut saya, pencapaian terpenting adalah kesepakatan bahwa Iran tidak akan pernah memiliki material nuklir yang dapat digunakan untuk membuat bom,” katanya.

“Sekarang kita berbicara tentang nol penimbunan, dan itu sangat, sangat penting karena jika Anda tidak dapat menimbun material yang diperkaya, maka tidak mungkin Anda dapat membuat bom,” tambahnya.

Akan ada juga “verifikasi penuh dan komprehensif oleh IAEA [Badan Energi Atom Internasional]”, katanya, merujuk pada badan pengawas nuklir PBB.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Kawal Dana RT Rp25 Juta,...
Kawal Dana RT Rp25 Juta, Wali Kota Agustina Pastikan Pengurus Lingkungan Didampingi Total
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved