100.000 Orang Salat Jumat Kedua Ramadan di Masjid Al-Aqsa meski Dibatasi Israel
Jum'at, 27 Februari 2026 - 22:17 WIB
loading...
A
A
A
Larangan bagi Individu
Selain pembatasan tersebut, otoritas Israel baru-baru ini mengumumkan larangan bagi 280 penduduk Yerusalem, termasuk tokoh agama, jurnalis, dan narapidana yang dibebaskan, untuk menghadiri salat di Masjid Al-Aqsa.
Upaya membatasi akses warga Palestina ke tempat suci tersebut selama Ramadan secara luas dipandang sebagai bagian dari upaya untuk menekan komunitas Palestina dan menghapus identitas budaya Palestina di Yerusalem Timur yang diduduki, yang dipandang warga Palestina sebagai ibu kota negara masa depan mereka.
Pembatasan tersebut semakin meningkat sejak perang genosida di Gaza dimulai pada Oktober 2023.
Ditolak meskipun Memiliki Izin
Meskipun ada pembatasan, jumlah pengunjung di masjid jauh lebih tinggi daripada batas yang ditetapkan yaitu 10.000 orang, seperti pada minggu sebelumnya, ketika Waqf Islam Yerusalem, otoritas keagamaan yang mengelola kompleks tersebut, mengatakan 80.000 orang menghadiri salat Jumat pertama Ramadan.
Namun, banyak warga Palestina yang mencoba hadir, termasuk beberapa yang mengatakan mereka memiliki izin yang diperlukan, mendapati diri mereka ditolak oleh otoritas Israel.
Lihat Juga :