Gertak Iran, Kapal Induk Gerald R Ford Amerika Bergerak ke Israel

Jum'at, 27 Februari 2026 - 08:42 WIB
loading...
A A A
Sebelum perundingan berakhir—yang lagi-lagi tanpa kesepakatan—, para pejabat Israel telah menilai bahwa kemungkinan serangan AS terhadap Iran dalam waktu dekat sangat tinggi.

Setelah berakhirnya perundingan tersebut, jangka waktu serangan itu mungkin telah diundur. Lebih dari seminggu yang lalu, Trump mengatakan dia memberi Iran waktu "10 hingga 15 hari" untuk membuat kesepakatan. Jika Washington menunggu putaran perundingan lanjutan yang diharapkan minggu depan, tenggat waktu itu untuk potensi serangan dapat bergeser.

Seorang pejabat AS menggambarkan perundingan di Jenewa sebagai "positif" dan mengatakan putaran lain direncanakan untuk awal minggu depan di Wina. Utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner, serta Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, diperkirakan tidak akan menghadiri sesi mendatang. “Kami terus berupaya untuk mencapai kesepakatan,” kata pejabat itu, seperti dikutip Ynet, Jumat (27/2/2026).

Araghchi menyampaikan nada yang lebih optimistis di akhir perundingan di Swiss. “Kami mampu mencapai beberapa hal positif terkait sanksi dan isu nuklir. Ini adalah putaran terbaik dan paling serius,” katanya, menambahkan bahwa diskusi teknis tingkat ahli akan dimulai pada hari Senin.

“Ini menunjukkan keseriusan kedua belah pihak mengenai proses diplomatik," paparnya.

Dia mengatakan konsultasi akan menyusul, yang mengarah ke putaran keempat perundingan. “Pada isu-isu tertentu, kami hampir mencapai pemahaman. Ada isu-isu lain yang masih diperdebatkan,” kata Araghchi.

"Amerika harus memilih antara dialog atau konfrontasi dan ketegangan. Tidak ada solusi militer untuk masalah nuklir. Pihak lain telah mencoba itu di masa lalu dan gagal," ujar diplomat top Iran tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Inggris Ganti Perdana...
Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?
Rekomendasi
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup B Piala Dunia 2026: Swiss dan Kanada Tembus 32 Besar, Qatar Tersingkir
Swiss Tembus Babak 32...
Swiss Tembus Babak 32 Besar sebagai Juara Grup B usai Tumbangkan Kanada
Logo Koperasi dalam...
Logo Koperasi dalam Iklan Air Mineral Dinilai Bisa Membingungkan Konsumen
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved