Intelijen Israel Klaim AS Akan Serang Iran dalam Waktu 5 Hari Kedepan

Rabu, 25 Februari 2026 - 15:27 WIB
loading...
Intelijen Israel Klaim...
Intelijen Israel klaim AS akan serang Iran dalam waktu 5 hari kedepan. Foto/X/@CVN78_GRFord
A A A
TEHERAN - Para pejabat intelijen Israel memperkirakan bahwa Amerika Serikat hanya mampu melakukan serangan militer terhadap Iran selama “empat hingga lima hari” jika melancarkan tindakan agresi terhadap Republik Islam tersebut.

Financial Times mengutip seorang pejabat Israel yang mengatakan bahwa Amerika Serikat dapat melakukan kampanye udara intensif terhadap Iran yang berlangsung “hanya empat hingga lima hari,” atau sekitar seminggu “serangan dengan intensitas lebih rendah.”

Mengutip sumber intelijen, harian tersebut menambahkan bahwa bahkan dengan pengerahan kapal induk USS Gerald R. Ford dan kelompok serangnya ke wilayah tersebut, kemampuan Washington untuk melakukan serangan berkepanjangan terhadap Iran akan tetap terbatas.

Disebutkan bahwa para pejabat intelijen Israel juga memperingatkan bahwa konflik semacam itu dapat mengakibatkan korban jiwa di pihak Amerika dengan konsekuensi politik domestik yang signifikan bagi pemerintahan Presiden AS Donald Trump.

Baca Juga: 5 Kelemahan AS yang Disampaikan Pentagon kepada Trump ketika Menyerang Iran

Laporan ini muncul ketika pemerintahan Trump meningkatkan pembangunan militernya di Asia Barat, dengan presiden AS memperbarui ancaman terhadap Iran dan memperingatkan akan adanya "hari yang sangat buruk" jika tidak ada kesepakatan yang tercapai dalam pembicaraan nuklir yang sedang berlangsung dengan Teheran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
MLSC All-Stars 2026:...
MLSC All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Berebut Gelar Juara di Kudus
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Berita Terkini
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved