Trump Ungkap Iran Kembangkan Rudal yang Dapat Menyerang AS

Rabu, 25 Februari 2026 - 13:30 WIB
loading...
Trump Ungkap Iran Kembangkan...
Presiden AS Donald Trump berpidato di Kongres AS. Foto/kgw
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan, tanpa memberikan bukti, bahwa Iran sedang mengerjakan rudal yang mampu menyerang negara tersebut. Pernyataan itu muncul saat Trump memberikan pidato kenegaraan di Kongres AS.

“Mereka telah mengembangkan rudal yang dapat mengancam Eropa dan pangkalan kita di luar negeri, dan mereka sedang berupaya membangun rudal yang akan segera mencapai Amerika Serikat,” ujar Trump.

Konsentrasi besar pasukan AS di Timur Tengah telah memicu spekulasi bahwa Trump mungkin sedang bersiap untuk melancarkan perang melawan Iran jika negara itu tidak menerima serangkaian tuntutan AS.

Serangan tanpa provokasi terhadap Iran, yang dibom AS pada bulan Juni, kemungkinan akan melanggar hukum internasional.

Trump kembali mengatakan serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran tahun lalu “menghancurkan” “program senjata nuklir” negara itu.

Pernyataan tersebut bertentangan dengan pernyataan utusan AS Steve Witkoff awal pekan ini bahwa Iran mungkin “hanya tinggal seminggu lagi” untuk mengembangkan senjata nuklir.

AS telah mengerahkan aset militer terbesar ke Timur Tengah sejak perang di Irak.

Trump mengatakan "preferensinya" adalah menyelesaikan kebuntuan dengan Iran melalui diplomasi, tetapi Teheran belum berkomitmen untuk tidak mengembangkan senjata nuklir.

"Kami belum mendengar kata-kata rahasia itu: Kami tidak akan pernah memiliki senjata nuklir," ujar Trump.

Para pejabat Iran telah berulang kali membantah bahwa negara itu berupaya mengembangkan senjata nuklir, dengan mengatakan program nuklirnya hanya untuk penggunaan sipil.

Diplomat tertinggi Iran, Abbas Araghchi, dalam unggahan di X beberapa jam sebelum pidato Trump, mengatakan, "Iran dalam keadaan apa pun tidak akan mengembangkan senjata nuklir."

Baca juga: CIA Rekrut Informan Iran Besar-besaran
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Berita Terkini
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved