Iran Segera Beli Rudal Jelajah Anti-Kapal Supersonik dari China

Rabu, 25 Februari 2026 - 08:10 WIB
loading...
A A A
Terlepas dari hubungan historis mereka, beberapa diplomat di kawasan itu berspekulasi China mungkin waspada untuk terlalu terlibat dalam konflik tersebut. Beijing dan Washington sedang dalam semacam pendekatan setelah ketegangan perdagangan.

Pada hari Selasa, seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS mengatakan AS menginginkan hubungan yang stabil dengan China, tetapi tidak mempercayai negara tersebut.

Presiden Donald Trump diperkirakan akan menghadiri pertemuan puncak penting di China bersama mitranya, Presiden Xi Jinping, pada bulan April.

Hubungan China-Iran


China dan Iran memiliki hubungan pertahanan yang telah berlangsung selama beberapa dekade. Pada akhir tahun 1980-an, Iran menerima rudal jelajah HY-2 Silkworm dari China melalui Korea Utara ketika sedang berperang dengan Irak.

Republik Islam menggunakan rudal tersebut untuk menyerang Kuwait dan menghantam kapal tanker minyak berbendera AS selama apa yang disebut perang tanker. Pada tahun 2010, ada laporan bahwa Iran menerima rudal anti-pesawat HQ9 dari China.

Militer Iran dihancurkan oleh serangan gabungan AS dan Israel pada Juni 2025. Pada saat itu, Israel mencatat mereka telah menghancurkan sebagian besar pertahanan udara Iran.

Republik Islam diyakini telah menggunakan S-300 Rusia, yang mampu menyerang pesawat dan UAV selain menyediakan beberapa kemampuan pertahanan rudal jelajah dan balistik.

Selain itu, para ahli mengatakan sistem tersebut memiliki sistem buatan China yang lebih tua dan baterai buatan lokal seperti seri Khordad dan Bavar-373.

Memberikan rudal jelajah anti-kapal kepada Iran akan dianggap lebih eskalatif, karena rudal tersebut merupakan senjata ofensif. Target yang jelas untuk rudal CM-302 adalah kapal perang AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
600 Eks Pejabat Israel...
600 Eks Pejabat Israel Desak Trump Tekan Netanyahu
Ukraina Ledakkan Kapal...
Ukraina Ledakkan Kapal Dagang Iran di Laut Kaspia, Rusia Peringatkan Ancaman Kyiv
Israel Perluas Zona...
Israel Perluas Zona Kuning, Paksa Ribuan Warga Gaza Mengungsi Lagi
Penerbangan Netanyahu...
Penerbangan Netanyahu ke AS Melintasi Wilayah Udara Negara-negara Anggota ICC
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
Elon Musk Sebut AS 1.000%...
Elon Musk Sebut AS 1.000% Bakal Bangkrut: Utang Amerika Tembus Rp713.684 Triliun
Iran Klaim Serang Aset...
Iran Klaim Serang Aset Militer AS di Bahrain, Yordania, dan Kuwait
Pesawat Boeing 737 Max...
Pesawat Boeing 737 Max Bermasalah, Kursi Penumpang Perlu Dicek dan Dipasang Ulang
Rekomendasi
Gus Ipul Sebut Bansos...
Gus Ipul Sebut Bansos Akan Disalurkan melalui Koperasi Desa Merah Putih
Presiden PKS Dorong...
Presiden PKS Dorong Komponen Bangsa Lebih Aktif Perjuangkan Kemerdekaan Palestina
Cara Summarecon Crown...
Cara Summarecon Crown Gading Bekasi Bangun Gaya Hidup Sehat Bersama Komunitas
Berita Terkini
600 Eks Pejabat Israel...
600 Eks Pejabat Israel Desak Trump Tekan Netanyahu
Ukraina Ledakkan Kapal...
Ukraina Ledakkan Kapal Dagang Iran di Laut Kaspia, Rusia Peringatkan Ancaman Kyiv
Delegasi Hamas ke Mesir...
Delegasi Hamas ke Mesir untuk Pembicaraan Fase Selanjutnya Gencatan Senjata Gaza
Israel Perluas Zona...
Israel Perluas Zona Kuning, Paksa Ribuan Warga Gaza Mengungsi Lagi
Penerbangan Netanyahu...
Penerbangan Netanyahu ke AS Melintasi Wilayah Udara Negara-negara Anggota ICC
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
Infografis
Houthi Serang Kapal...
Houthi Serang Kapal Induk Nuklir Amerika dengan Rudal Jelajah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved