Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Surati 'Sheikh Mata-mata' UEA soal Yaman dan Sudan
Minggu, 22 Februari 2026 - 09:15 WIB
loading...
A
A
A
Seorang pejabat Barat mengatakan kepada MEE bahwa UEA menolak ketika ditanya apakah mereka akan terbuka untuk mediasi AS di balik layar.
Pejabat Barat tersebut mengatakan kepada MEE bahwa surat itu tampaknya ditulis dengan mempertimbangkan Washington, menjabarkan masalah kerajaan dengan UEA bahkan ketika menekankan "ikatan persaudaraan" di antara mereka.
Presiden AS Donald Trump mengakui perpecahan sekutu Teluk AS itu untuk pertama kalinya di depan umum minggu ini.
“Memang ada keretakan,” katanya kepada wartawan, menambahkan bahwa dia dapat “menyelesaikannya dengan sangat mudah”.
Surat itu mengatakan bahwa Arab Saudi terkejut bahwa UEA percaya kerajaan itu telah menekan AS untuk menjatuhkan sanksi kepadanya.
MEE menjadi yang pertama mengungkapkan bahwa Mohammed bin Salman berencana untuk melobi Trump melawan UEA atas dukungannya terhadap RSF ketika dia mengunjungi Gedung Putih pada bulan November.
Trump secara terbuka mengonfirmasi bahwa Arab Saudi memintanya untuk campur tangan dalam konflik tersebut, meskipun dia tidak menyebut UEA secara langsung.
Beberapa analis berspekulasi bahwa lobi Arab Saudi adalah pemicu terakhir yang mendorong UEA untuk mendukung serangan besar-besaran oleh pasukan separatis di Yaman pada bulan Desember.
Pejabat Barat tersebut mengatakan kepada MEE bahwa surat itu tampaknya ditulis dengan mempertimbangkan Washington, menjabarkan masalah kerajaan dengan UEA bahkan ketika menekankan "ikatan persaudaraan" di antara mereka.
Presiden AS Donald Trump mengakui perpecahan sekutu Teluk AS itu untuk pertama kalinya di depan umum minggu ini.
“Memang ada keretakan,” katanya kepada wartawan, menambahkan bahwa dia dapat “menyelesaikannya dengan sangat mudah”.
Surat itu mengatakan bahwa Arab Saudi terkejut bahwa UEA percaya kerajaan itu telah menekan AS untuk menjatuhkan sanksi kepadanya.
MEE menjadi yang pertama mengungkapkan bahwa Mohammed bin Salman berencana untuk melobi Trump melawan UEA atas dukungannya terhadap RSF ketika dia mengunjungi Gedung Putih pada bulan November.
Trump secara terbuka mengonfirmasi bahwa Arab Saudi memintanya untuk campur tangan dalam konflik tersebut, meskipun dia tidak menyebut UEA secara langsung.
Beberapa analis berspekulasi bahwa lobi Arab Saudi adalah pemicu terakhir yang mendorong UEA untuk mendukung serangan besar-besaran oleh pasukan separatis di Yaman pada bulan Desember.
Lihat Juga :