Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Surati 'Sheikh Mata-mata' UEA soal Yaman dan Sudan

Minggu, 22 Februari 2026 - 09:15 WIB
loading...
A A A
Dalam suratnya, Mohammed bin Salman mengatakan Arab Saudi melihat keputusan UEA untuk mengirim bantuan militer ke Dewan Transisi Selatan (STC) tanpa persetujuan Riyadh sebagai “garis merah”.

Arab Saudi mengebom pengiriman senjata Uni Emirat Arab di pelabuhan Mukalla pada akhir Desember. Kemudian, Arab Saudi memberikan dukungan udara dan intelijen kepada pemerintah Yaman yang diakui secara internasional untuk mengusir STC.

Surat itu mengecam Uni Emirat Arab karena mengatur operasi rahasia pada awal Januari untuk mengeluarkan mantan pemimpin STC, Aidarous al-Zubaidi, dari Yaman setelah dia didakwa dengan pengkhianatan tingkat tinggi.

Korespondensi tersebut menyoroti peran kunci yang dimainkan Tahnoon sebagai pemecah masalah bagi Uni Emirat Arab.

Tahnoon adalah salah satu dari enam bersaudara yang dijuluki oleh pengamat Teluk sebagai "Bani Fatima", putra-putra pendiri Uni Emirat Arab, Zayed bin Sultan al-Nahyan, dan istri kesayangannya, Fatima Bint Mubarak al-Ketbi. Daftar tersebut termasuk Presiden Uni Emirat Arab Mohamed bin Zayed.

Dikenal dengan kacamata hitam aviator khasnya, yang dia kenakan karena kondisi mata tertentu, Tahnoon mengawasi kekayaan negara Abu Dhabi senilai USD1 triliun. Sebagai penasihat keamanan nasional, dia juga terlibat dalam diplomasi ulang-alik atas nama saudaranya.

Para pejabat AS dan Arab, baik yang masih menjabat maupun yang sudah pensiun, yang pernah bertemu Tahnoon, menggambarkannya kepada MEE sebagai sosok yang lebih pragmatis daripada saudaranya. Misalnya, Tahnoon memimpin upaya untuk membangun kembali hubungan antara UEA dan Qatar yang memburuk setelah blokade terhadap Qatar pada tahun 2017.

Surat Mohammed bin Salman menggarisbawahi bahwa mengatasi keretakan ini akan menjadi urusan keluarga bagi kedua belah pihak.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Ingin Hancurkan Tepi Barat seperti Gaza
Rekomendasi
Rodri Bungkam Mulut...
Rodri Bungkam Mulut Ronaldo dengan Trofi Piala Dunia 2026 dan Golden Ball
Sinergi Lintas Sektor...
Sinergi Lintas Sektor Percepat Penurunan Stunting menuju Indonesia Emas 2045
Menuju Smart City Tanpa...
Menuju Smart City Tanpa Kertas, Mengurai Masalah Dokumen Ganda dan Sampah di Kota Bandung
Berita Terkini
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Infografis
Dulu Bermusuhan, Arab...
Dulu Bermusuhan, Arab Saudi dan Iran Latihan Perang Gabungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved