AS dan Israel Akan Serang Iran dalam Waktu Dekat, Ini 4 Faktanya

Minggu, 22 Februari 2026 - 04:40 WIB
loading...
A A A
Kedutaan memperingatkan bahwa perjalanan ke Iran tidak dianjurkan dan warga negara Jerman didesak untuk pergi.

“Situasi keamanan di Iran dan seluruh kawasan sangat tidak stabil dan sangat tegang. Eskalasi lebih lanjut dan bentrokan militer tidak dapat dikesampingkan. Pembatasan lebih lanjut pada lalu lintas udara, termasuk pembatalan penerbangan dan penutupan wilayah udara, dapat terjadi kapan saja,” demikian pernyataan tersebut.

Pernyataan itu juga memperingatkan bahwa Kedutaan Besar Jerman di Teheran saat ini “hanya mampu memberikan bantuan konsuler terbatas di lokasi.”

Seruan yang diperbarui ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Jumat sebelumnya bahwa ia “mempertimbangkan” serangan militer terbatas untuk menekan Iran agar mencapai kesepakatan, tanpa memberikan detail lebih lanjut, sementara AS telah meningkatkan kehadiran militernya di kawasan tersebut.

Baca Juga: Dibantu AS, Arab Saudi Segera Kembangkan Senjata Nuklir

3. Polandia Minta Warganya Keluar dari Iran

Perdana Menteri Polandia Donald Tusk pada hari Kamis mengeluarkan imbauan mendesak kepada warga negara untuk segera meninggalkan Iran dan memperingatkan agar tidak melakukan perjalanan ke negara tersebut, dengan alasan risiko eskalasi militer yang akan segera terjadi, lapor Anadolu.

“Mohon segera tinggalkan Iran dan dalam keadaan apa pun jangan melakukan perjalanan ke negara ini,” kata Tusk kepada wartawan di kota Zielonka dekat Warsawa. “Saya tidak ingin membuat siapa pun khawatir, tetapi kita semua tahu apa yang saya maksud. Kemungkinan konflik sangat nyata.”

Perdana menteri memperingatkan bahwa jendela untuk evakuasi dapat tertutup dengan cepat. “Dalam beberapa jam, belasan jam, atau beberapa puluh jam, evakuasi mungkin tidak lagi memungkinkan,” katanya, mendesak warga Polandia untuk menanggapi peringatan itu dengan serius.

Pemerintah Polandia belum memberikan rincian tentang berapa banyak warga negara Polandia yang saat ini berada di Iran. Kementerian Luar Negeri diharapkan akan mengeluarkan panduan lebih lanjut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Fasilitas Baru Arab...
Fasilitas Baru Arab Saudi, Umrah Berkali-kali dalam Setahun Cukup Ajukan Visa 1 Kali
Rekomendasi
Gugatan terhadap Waketum...
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
Kejagung Periksa Febrie...
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Saksi terkait Sprindik Baru Kasus TPPU, Kok Bisa?
Berita Terkini
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved