3 Cara AS Membunuh Khamenei, dari Rudal Jarak Jauh hingga Mengandalkan Intelijen Israel

Sabtu, 21 Februari 2026 - 14:18 WIB
loading...
A A A
Ia mengatakan bahwa ia percaya Iran ingin membuat kesepakatan sambil memuji ukuran 'armada' AS.

Target yang paling jelas untuk serangan rudal, dikombinasikan dengan drone, adalah Abraham Lincoln dan kapal perang sekutunya. Tetapi Matthew Savill dari Royal United Services Institute berpendapat bahwa Iran "mungkin tidak dapat menentukan posisinya" dengan pengawasan yang tersedia karena akan berlayar di Samudra Hindia. "AS tahu semakin dekat ke Teluk Persia, semakin terlihat oleh Iran," tambahnya.

Serangan balasan alternatif adalah menargetkan pangkalan militer AS di Teluk, seperti pangkalan udara al-Udeid di Qatar, markas Komando Pusat AS. Bulan ini pangkalan tersebut diperkuat oleh sistem pertahanan udara Patriot baru menurut citra satelit China, tetapi pertimbangan bagi AS adalah bahwa Juni lalu 14% rudal balistik Iran berhasil melewati pertahanan udara Israel dan AS yang canggih.

Namun, ini akan berisiko menyebabkan eskalasi internasional, yang secara otomatis akan membawa negara-negara Teluk dan sekutunya ke dalam konflik. Inggris telah mengerahkan Skuadron ke-12 RAF, unit gabungan Inggris-Qatar di al-Udeid, untuk mencegah kemungkinan serangan dan membantu Qatar bertindak dalam membela diri. Alternatif lain bagi Iran adalah mencoba memasang ranjau di Selat Hormuz, menutupnya bagi pelayaran niaga, meskipun hal itu akan bergantung pada kapal selam yang akan dipantau ketat oleh AS di bawah air.

Pilihan militer Iran mungkin terbatas, tetapi begitu pula prospek Gedung Putih untuk mencapai kemenangan telak secara instan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Masuki Tahun Baru 1448...
Masuki Tahun Baru 1448 H, Arab Saudi Ganti Kain Kiswah Kakbah
Rekomendasi
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
Peralatan Militer dari...
Peralatan Militer dari Berbagai Pangkalan AS Dikirim ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved