Kim Jong-un Pamer Peluncur Roket yang Mampu Tembakkan Nuklir, Momok bagi Korsel

Kamis, 19 Februari 2026 - 10:27 WIB
loading...
Kim Jong-un Pamer Peluncur...
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un resmikan pelucur roket ganda yang mampu menembakkan hulu ledak nuklir. Senjata ini akan jadi ancaman mengerikan bagi Korea Selatan. Foto/Rodong Sinmun
A A A
PYONGYANG - Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un telah meresmikan peluncur roket ganda yang dapat menembakkan hulu ledak nuklir. Ini senjata baru yang menjadi ancaman mengerikan bagi Korea Selatan (Korsel).

Media pemerintah Korut, KCNA, pada Kamis (19/2/2026), melaporkan upacara peresmian senjata itu berlangsung pada Rabu.

Kim Jong-un memberikan pidato yang memuji sistem roket peluncuran ganda 600 mm sebagai senjata unik di dunia. "Ini sesuai untuk serangan khusus, yaitu, untuk menyelesaikan misi strategis," tulis KCNA, mengutip pernyataan Kim Jong-un yang menggunakan eufemisme umum untuk penggunaan senjata nuklir.

Baca Juga: 'Game of Kim' Korut: Anak Gadis 13 Tahun vs Bibinya Jadi Pewaris Negara Nuklir

Kim Jong-un bersikeras sistem senjata itu untuk penggunaan "pencegahan" terhadap musuh yang tidak dia sebutkan namanya. Namun, Korea Selatan tetap menjadi musuh utama Korea Utara.

“Ketika senjata ini benar-benar digunakan, tidak ada kekuatan yang dapat mengharapkan perlindungan Tuhan,” kata Kim Jong-un. “Ini benar-benar senjata yang luar biasa dan menarik.”

Ketika Kim Jong-un mengunjungi pabrik yang memproduksi roket bulan lalu, para pejabat dan analis Korea Selatan mengatakan roket tersebut dapat digunakan melawan tetangga selatan Pyongyang.

Seoul berjarak kurang dari 50 kilometer (30 mil) dari perbatasan intra-Korea pada titik terdekatnya.

Korea Utara secara teknis masih berperang dengan Korea Selatan dan serangan "jenuh" oleh persenjataan artilerinya yang besar telah lama diyakini sebagai inti dari strateginya jika konflik pecah.

Pyongyang telah secara signifikan meningkatkan uji coba rudal dalam beberapa tahun terakhir.

Para analis mengatakan upaya ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan serangan presisi, menantang Amerika Serikat serta Korea Selatan, dan menguji senjata sebelum berpotensi mengekspornya ke Rusia.

Pyongyang akan mengadakan kongres penting Partai Buruh Korea pada awal 2026—yang pertama dalam lima tahun.

Kebijakan ekonomi, serta perencanaan pertahanan dan militer, kemungkinan akan menjadi agenda utama.

Dalam perkembangan lain, adik perempuan Kim Jong-un yang berpengaruh, Kim Yo-jong, mengatakan pada hari Kamis bahwa dia sangat menghargai janji Korea Selatan untuk mencegah terulangnya kembali pelanggaran wilayah udara Korea Utara oleh drone Seoul.

Korea Utara mengeklaim telah menembak jatuh sebuah drone pengintai bulan lalu, sebuah insiden yang mengancam upaya Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung untuk memperbaiki hubungan dengan Korea Utara.

Menteri Unifikasi Seoul, Chung Dong-young, menyatakan "penyesalan mendalam" atas insiden itu.

"Saya sangat menghargai Chung Dong-young, Menteri Unifikasi Korea Selatan, yang secara resmi mengakui pelanggaran provokatif drone buatan Korea Selatan ke wilayah udara negara kami, sekali lagi menyatakan penyesalan dan kesediaan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa," kata Kim Yo-jong.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak Tak Ingin Iran Bangkit dari Puing-Puing Kehancuran
Rekomendasi
Ujian Tahun Pertama...
Ujian Tahun Pertama Kepengurusan AMKI, Mencari Bentuk di Tengah Industri Media
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Lelang Hasil Rampasan...
Lelang Hasil Rampasan Korupsi Periode Juni 2026, KPK Bukukan Rp39,8 Miliar
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
Dikemudikan Kim Jong-un,...
Dikemudikan Kim Jong-un, Ini Kehebatan Tank M2020 Korut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved