Memanas, Iran akan Tutup Sebagian Selat Hormuz selama Beberapa Jam untuk Latihan Militer

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:08 WIB
loading...
Memanas, Iran akan Tutup...
Pasukan Iran menggelar latihan militer di Selat Hormuz. Foto/yeni safak
A A A
TEHERAN - Kantor berita Fars melaporkan sebagian Selat Hormuz akan ditutup selama beberapa jam pada hari Selasa karena "tindakan pencegahan keamanan" untuk keselamatan pelayaran, karena Garda Revolusi melakukan latihan militer di jalur air tersebut. Pengumuman itu terjadi seiring perundingan antara Iran dan Amerika Serikat yang memasuki putaran kedua.

Selat ini merupakan jalur ekspor minyak terpenting di dunia, yang menghubungkan produsen minyak Teluk terbesar, seperti Arab Saudi, Iran, Irak, dan Uni Emirat Arab, dengan Teluk Oman dan Laut Arab.

Perundingan putaran kedua antara Iran dan AS masih diliputi ketidakpastian tentang hasil yang akan tercapai.

Kesungguhan AS dalam mencabut sanksi terhadap Iran dan menghindari tuntutan yang tidak realistis adalah kunci untuk memastikan perundingan nuklir yang efektif di Jenewa, menurut seorang pejabat senior Iran seperti dikutip oleh kantor berita Reuters pada hari Selasa.

Pejabat tersebut, yang menolak disebutkan namanya, mengatakan Teheran datang ke meja perundingan dengan "proposal yang tulus dan konstruktif".

Putaran pertama pembicaraan di Oman pada 6 Februari gagal mencapai terobosan atau peta jalan dalam sengketa program nuklir Iran.

Menteri Luar Negeri Araghchi memimpin delegasi Iran, dan pihak AS dipimpin Witkoff dan Jared Kushner.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Berita Terkini
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Infografis
3 Negara Paling Sengsara...
3 Negara Paling Sengsara Jika Iran Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved