Suami Bejat, Terbukti Bantu 120 Pria Beli Layanan Seks Istrinya
Selasa, 17 Februari 2026 - 08:06 WIB
loading...
Polisi Swedia menangkap seorang suami atas tuduhan telah membantu 120 pria membeli layanan seks istrinya. Foto/NDTV
A
A
A
STOCKHOLM - Seorang suami di Swedia utara ditahan polisi atas tuduhan telah membantu 120 pria lain untuk membeli layanan seks dari istrinya. Kasus ini diungkap seorang jaksa setempat pada hari Senin.
Hukum Swedia tentang prostitusi melarang pembelian layanan seks tetapi tidak melarang penjualannya.
Jaksa setempat, Ida Annerstedt, mengatakan kepada AFP, Selasa (17/2/2026), bahwa suami tersebut, yang berusia 60-an, ditangkap pada akhir Oktober 2025 setelah istrinya melaporkannya ke polisi dan telah ditahan sejak saat itu.
Baca Juga: Pria Ini Membius dan Memerkosa Mantan Istrinya selama 13 Tahun, 5 Pria Lain Terlibat
"Dia diduga telah memfasilitasi, atau memperoleh keuntungan finansial dari, penjualan layanan seksual korban," kata Annerstedt.
Annerstedt mengatakan suami tersebut, yang tak diungkap identitasnya, telah ditahan karena didudga melakukan kejahatan "perantaraan".
Dia mengatakan polisi sedang menyelidiki kejahatan lain yang dicurigai tetapi menolak memberikan rincian apa pun, dengan alasan kerahasiaan penyelidikan yang sedang berlangsung.
Dia juga menolak untuk mengatakan apakah wanita tersebut, yang berusia 50-an, dipaksa untuk menjual layanan seks atau tidak.
Tindakan pria tersebut diduga terjadi sejak Januari 2022 hingga penangkapannya tahun lalu.
Annerstedt mengatakan pihaknya berharap untuk mengajukan tuntutan pada 13 Maret.
Jaksa tersebut mengatakan 120 individu yang diduga telah membeli layanan seksual telah diidentifikasi, tetapi tidak mungkin semuanya dapat diselidiki sebagai bagian dari penyelidikan utama.
Investigasi terpisah terhadap para pembeli dapat diluncurkan setelah kasus tersebut selesai.
Stasiun televisi publik, SVT, melaporkan bahwa pria tersebut, yang membantah tuduhan kejahatan, sebelumnya telah dihukum karena beberapa pelanggaran, termasuk penyerangan dan pemaksaan yang melanggar hukum.
Hukum Swedia tentang prostitusi melarang pembelian layanan seks tetapi tidak melarang penjualannya.
Jaksa setempat, Ida Annerstedt, mengatakan kepada AFP, Selasa (17/2/2026), bahwa suami tersebut, yang berusia 60-an, ditangkap pada akhir Oktober 2025 setelah istrinya melaporkannya ke polisi dan telah ditahan sejak saat itu.
Baca Juga: Pria Ini Membius dan Memerkosa Mantan Istrinya selama 13 Tahun, 5 Pria Lain Terlibat
"Dia diduga telah memfasilitasi, atau memperoleh keuntungan finansial dari, penjualan layanan seksual korban," kata Annerstedt.
Annerstedt mengatakan suami tersebut, yang tak diungkap identitasnya, telah ditahan karena didudga melakukan kejahatan "perantaraan".
Dia mengatakan polisi sedang menyelidiki kejahatan lain yang dicurigai tetapi menolak memberikan rincian apa pun, dengan alasan kerahasiaan penyelidikan yang sedang berlangsung.
Dia juga menolak untuk mengatakan apakah wanita tersebut, yang berusia 50-an, dipaksa untuk menjual layanan seks atau tidak.
Tindakan pria tersebut diduga terjadi sejak Januari 2022 hingga penangkapannya tahun lalu.
Annerstedt mengatakan pihaknya berharap untuk mengajukan tuntutan pada 13 Maret.
Jaksa tersebut mengatakan 120 individu yang diduga telah membeli layanan seksual telah diidentifikasi, tetapi tidak mungkin semuanya dapat diselidiki sebagai bagian dari penyelidikan utama.
Investigasi terpisah terhadap para pembeli dapat diluncurkan setelah kasus tersebut selesai.
Stasiun televisi publik, SVT, melaporkan bahwa pria tersebut, yang membantah tuduhan kejahatan, sebelumnya telah dihukum karena beberapa pelanggaran, termasuk penyerangan dan pemaksaan yang melanggar hukum.
(mas)
Lihat Juga :