Cegah Invasi AS, Iran Siap Berkompromi untuk Capai Kesepakatan Nuklir

Minggu, 15 Februari 2026 - 14:25 WIB
loading...
A A A
Iran telah berulang kali menegaskan bahwa pangkalan militer AS di kawasan tersebut akan dianggap sebagai target yang sah.

Dalam serangan sebelumnya, termasuk terhadap pangkalan militer Al-Udeid di Qatar setelah AS menyerang situs nuklir Iran Juni lalu, Teheran menghindari menyebabkan korban jiwa di pihak Amerika.

Ditanya tentang lebih dari 40.000 tentara AS yang sekarang ditempatkan di kawasan tersebut, Takht-Ravanchi menjawab "itu akan menjadi permainan yang berbeda".

Para pejabat senior Iran telah terlibat dalam diskusi intensif dengan rekan-rekan mereka di seluruh kawasan, yang pada gilirannya telah menghubungi Presiden Trump melalui telepon tentang urgensi menghindari perang yang akan memiliki dampak yang luas.

"Kami melihat kesepakatan yang hampir bulat di kawasan ini untuk menentang perang," kata Takht-Ravanchi.

Iran telah berulang kali menuduh Israel mencoba menyabotase jalur negosiasi ini.

"Kami berharap dapat melakukan ini melalui diplomasi, meskipun kami tidak dapat 100% yakin," ujarnya, menambahkan bahwa Iran "harus waspada agar kami tidak terkejut".

Itu merujuk pada serangan tak terduga Israel pada Juni lalu, yang memicu apa yang sekarang dikenal sebagai perang 12 hari, hanya beberapa hari sebelum Iran bersiap untuk bertemu dengan Utusan AS Steve Witkoff untuk putaran keenam pembicaraan tidak langsung di Oman. Hal itu membuat Teheran kehilangan kepercayaan pada proses ini.

Iran diketahui kecewa dengan kurangnya kemajuan dalam pembicaraan tahun lalu, dengan Witkoff dipahami sering hadir tanpa ahli dalam masalah yang sangat teknis ini.

Para pejabat Iran, termasuk Presiden Masoud Pezeshkian, telah mengkritik kesepakatan yang dicapai dalam satu putaran yang sering diubah pada saat pertemuan berikutnya.

Kehadiran menantu presiden AS, Jared Kushner, pada pembicaraan terakhir di awal Februari dipandang oleh Iran sebagai sinyal positif dari keterlibatan AS yang lebih besar.

Di sisi lain, muncul pertanyaan tentang kesiapan Iran untuk membuat kompromi sulit yang penting untuk setiap kesepakatan.

Banyak pengamat tetap skeptis bahwa kesepakatan baru dapat dicapai, tetapi Takht-Ravanchi mengatakan Iran akan menuju putaran berikutnya di Jenewa dengan harapan bahwa kesepakatan dapat tercapai.

"Kami akan melakukan yang terbaik, tetapi pihak lain juga harus membuktikan bahwa mereka juga tulus," katanya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Menlu Indonesia dan...
Menlu Indonesia dan 7 Negara Islam Kecam Tindakan Provokatif Israel di Masjid Al-Aqsa
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Ingin Hancurkan Tepi Barat seperti Gaza
Rekomendasi
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved