Trump Bersedia Bertemu Khamenei Ketika AS Kerahkan Kerahkan Kapal Induk Terbesar ke Dekat Iran

Minggu, 15 Februari 2026 - 11:31 WIB
loading...
A A A
Ditanya tentang perang Rusia-Ukraina, Rubio mengatakan dia percaya tujuan perang Presiden Vladimir Putin telah berubah dan sekarang dia hanya ingin mengambil 20% wilayah Donetsk yang saat ini tidak diduduki pasukannya. Dia mengkarakterisasi keputusan Trump untuk mengirim kapal induk kedua ke Timur Tengah. "Untuk memastikan Iran tidak menyerang kita dan memicu sesuatu yang lebih besar di luar itu," ujarnya, menolak untuk mengatakan apakah AS kehabisan kesabaran dengan rezim tersebut.

Rubio berbicara sehari setelah Kanselir Jerman Friedrich Merz mengatakan hubungan Trans-Atlantik harus berkembang dan memperingatkan terhadap era baru politik kekuatan besar. Dia mengatakan Jerman dan Eropa perlu memperkuat keamanan dan kemerdekaan mereka bersama-sama.

Pidato Rubio adalah yang paling dinantikan dari konferensi tiga hari tersebut, dengan para pemimpin dunia ingin mendengar apakah dia akan memperkuat nada Vance atau menyimpang darinya. Para hadirin bertepuk tangan dengan keras di akhir pidatonya.

"Menteri, saya tidak yakin Anda mendengar desahan lega di aula ini ketika kita baru saja mendengarkan apa yang saya tafsirkan sebagai pesan tentang 'Jaminan kemitraan'," kata Wolfgang Ischinger, ketua Konferensi Keamanan Munich, kepada Rubio.

Yang lain kurang akomodatif. Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan dia merasa tenang dengan pidato Rubio tetapi juga mengatakan, "Beberapa batasan telah dilanggar dan tidak dapat diperbaiki lagi."

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer memperingatkan bahwa Eropa "tidak boleh berpuas diri" tentang pertahanan dan keamanannya sendiri.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Tragis, Ibu Hamil 9...
Tragis, Ibu Hamil 9 Bulan dan 4 Anaknya Tewas akibat Kebakaran Apartemen
Rekomendasi
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Ini Daftar Hakim yang...
Ini Daftar Hakim yang Bakal Mengadili Dokter Tifa dan Roy Suryo
Mahasiswa UBK Ngaku...
Mahasiswa UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Politikus Gerindra: Saya Yakin Tidak Ada Sangkut Paut dengan Mas Gibran
Berita Terkini
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved