Trump Bersedia Bertemu Khamenei Ketika AS Kerahkan Kerahkan Kapal Induk Terbesar ke Dekat Iran

Minggu, 15 Februari 2026 - 11:31 WIB
loading...
Trump Bersedia Bertemu...
Presiden AS Donald Trump bersedia bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei ketika Washington sedang mengerahkan kapal induk terbesarnya ke Timur Tengah. Foto/India Today
A A A
MUNICH - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bersedia bertemu dengan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei ketika Washington sedang mengerahkan kapal induk terbesarnya, USS Gerald R. Ford ke dekat Iran. Kesediaan Trump itu disampaikan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.

"Negara-negara perlu berinteraksi satu sama lain—saya bertugas di bawah presiden yang bersedia bertemu dengan siapa pun," kata Rubio kepada Bloomberg.

"Saya cukup yakin untuk mengatakan bahwa jika Ayatollah mengatakan besok bahwa dia ingin bertemu dengan Presiden Trump, presiden akan menemuinya, bukan karena dia setuju dengan Ayatollah, tetapi karena dia berpikir itulah cara untuk menyelesaikan masalah di dunia," ujarnya.

Baca Juga: Trump Bilang Khamenei Harusnya Khawatir karena Kapal Induk AS di Dekat Iran

Kapal induk USS Gerald R. Ford dan kelompok serangnya sedang dalam perjalanan dari perairan dekat Venezuela ke Timur Tengah. Nantinya, kelompok kapal Ford akan bergabung dengan kelompok serang kapal induk USS Abraham Lincoln yang sudah lebih dulu siaga di Timur Tengah.

Rubio juga memperingatkan bahwa para pemimpin Eropa harus kembali pada tradisi dan nilai-nilai yang mereka bagi dengan AS sambil berupaya meyakinkan sekutu tentang komitmen Washington terhadap benua tersebut.

"Kami ingin Eropa makmur karena kami saling terhubung dalam begitu banyak cara yang berbeda, dan karena aliansi kami sangat penting," kata Rubio kepada pemimpin redaksi Bloomberg News, John Micklethwait, yang dilansir Minggu (15/2/2026).

“Tetapi itu haruslah aliansi sekutu yang mampu dan bersedia berjuang untuk jati diri mereka dan apa yang penting bagi mereka," ujarnya.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Mengejutkan! 92% Warga...
Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Messi Menyala! Argentina...
Messi Menyala! Argentina Tundukkan Austria 2-0
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved