Rusia Balas Dendam, Bombardir 147 Lokasi Ukraina

Jum'at, 13 Februari 2026 - 06:58 WIB
loading...
A A A
Sementara itu, media-media Ukraina melaporkan pengeboman besar-besaran Rusia menghantam ibu kota negara, Kyiv, serta kota Dnipro bagian tengah dan kota pelabuhan Odesa di Laut Hitam.

Wali Kota Kyiv Vitaly Klitschko mengatakan serangan tersebut memperparah krisis energi yang sedang berlangsung di ibu kota, di mana ribuan bangunan tetap tanpa pemanas. Sebaliknya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa wali kota tersebut hanya bisa menyalahkan dirinya sendiri atas rendahnya tingkat kesiapan untuk keadaan darurat seperti itu.

Ukraina telah mengalami gangguan listrik selama berminggu-minggu, karena Moskow bertujuan untuk melumpuhkan kapasitas produksi senjatanya untuk mengekang serangan besar-besaran terhadap target sipil Rusia.

Bulan lalu, Moskow setuju untuk menangguhkan sementara serangan terhadap infrastruktur energi Ukraina sebagai isyarat niat baik atas permintaan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk memfasilitasi perundingan damai.

Namun, Ukraina belum mengurangi serangan lintas perbatasannya. Pada bulan Januari saja, serangan Ukraina menewaskan sedikitnya 79 warga sipil, termasuk tiga anak, dan melukai 378 orang, menurut Moskow.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
7 Fakta Menarik Inggris...
7 Fakta Menarik Inggris Hancurkan Kroasia di Piala Dunia 2026
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
7 Fakta Menarik Portugal...
7 Fakta Menarik Portugal Gagal Menang atas RD Kongo di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved