Iran Tuding Israel Berupaya Sabotase Perundingan dengan AS

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:04 WIB
loading...
Iran Tuding Israel Berupaya...
Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Larijani. Foto/irna
A A A
TEHERAN - Ali Larijani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, menuduh Israel berupaya menyabotase negosiasi dengan Amerika Serikat (AS) terkait program nuklir Teheran, agar dapat memicu perang baru yang akan menggoyahkan stabilitas kawasan. Pernyataan itu muncul dalam wawancara dengan Al Jazeera Arabic selama kunjungannya ke Doha, Qatar, di mana ia bertemu dengan para pejabat tinggi pada hari Rabu (11/2/2026).

Larijani mengatakan Israel telah mengarang dalih untuk mencoba menggagalkan negosiasi dengan Washington, karena pembicaraan yang diperbarui berada pada tahap yang sensitif.

“Negosiasi kami secara eksklusif dengan Amerika Serikat – kami tidak terlibat dalam pembicaraan apa pun dengan Israel,” katanya.

“Namun, Israel telah ikut campur dalam proses ini, dengan niat mereka untuk merusak dan menyabotase negosiasi ini.”

Ia mengatakan strategi Israel adalah “untuk menggoyahkan kawasan”, dan agendanya “melampaui kekhawatiran yang diduga tentang Iran”, seperti yang dibuktikan oleh serangannya terhadap ibu kota Qatar yang menargetkan pejabat Hamas pada bulan September.

“Mereka berjudi bukan hanya dengan Iran, tetapi juga Qatar, Arab Saudi, dan Turki,” ujar dia, menyerukan para pemimpin regional untuk “menyadari hal ini.”

Serangan Israel terhadap Iran pada bulan Juni terjadi ketika Teheran dan Washington terlibat dalam pembicaraan dan secara efektif menggagalkan negosiasi, yang telah berlangsung beberapa putaran.

Netanyahu Bertemu Trump


Iran dan AS mengadakan putaran negosiasi tidak langsung di Muscat, Oman, pada hari Jumat, berupaya untuk menegosiasikan resolusi sengketa nuklir, di tengah peningkatan kekuatan militer AS di kawasan tersebut dan ancaman Trump yang terus berlanjut untuk menyerang Iran jika tidak memenuhi tuntutannya.

Di tengah rencana putaran kedua pembicaraan – yang waktunya saat ini masih dalam pembahasan, kata Larijani – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melakukan perjalanan ke Washington pada hari Rabu untuk pembicaraan mendesak dengan Trump, di mana ia menyampaikan kepada pemimpin AS tersebut “prinsip-prinsip” untuk bernegosiasi dengan Iran.

Setelah pertemuan tersebut, Trump mengatakan “belum ada hal definitif” yang dicapai, “selain saya bersikeras agar negosiasi dengan Iran dilanjutkan untuk melihat apakah kesepakatan dapat dicapai atau tidak”.

Kesamaan Pandangan


Larijani mengatakan kepada Al Jazeera bahwa Teheran belum menerima proposal spesifik dari Washington dalam negosiasi tersebut, dan pembicaraan di Muscat hanya berupa pertukaran pesan.

Ia mengatakan Teheran mengambil posisi positif terhadap negosiasi tersebut, dan Washington juga tampaknya telah menyimpulkan negosiasi adalah pilihan yang lebih disukai.

Ia mengatakan ada kesamaan pandangan antara Teheran dan Washington mengenai Iran yang tidak memiliki senjata nuklir, yang menurut mereka tidak sedang diupayakan.

Rudal dan Pengayaan Uranium Nol Tidak Dibahas


Namun, Larijani menegaskan kembali bahwa negosiasi akan terbatas pada program nuklir Iran, dengan isu-isu seperti program rudal Iran – yang telah didorong AS untuk dibahas dalam pembicaraan, dan merupakan kekhawatiran utama bagi Israel – tidak akan dibahas.

“Ketika kami bertemu di meja perundingan, batasan yang jelas telah ditarik… pembicaraan kami hanya berpusat pada isu nuklir,” katanya, menambahkan ini adalah pendekatan yang “logis”.

“Program rudal kami sepenuhnya terpisah dari program nuklir. Ini adalah masalah domestik, pada dasarnya terkait dengan keamanan nasional kami. Karena itu, hal ini tidak dapat menjadi bagian dari negosiasi ini.”

Demikian pula, katanya, gagasan Iran mengurangi pengayaan uraniumnya hingga nol “tidak dibahas”.

“Tidak praktis bagi negara yang telah menguasai teknologi ini untuk menguranginya hingga nol,” ujar dia, mengutip kebutuhan uranium yang diperkaya untuk tujuan sipil yang damai seperti dalam pengobatan kanker.

“Sementara itu, kami terbuka untuk verifikasi, dan siapa pun dipersilakan untuk datang dan melihat [fasilitas kami] sendiri.”

Jika AS memilih menyerang Iran, seperti yang dilakukannya dalam serangkaian serangan yang menargetkan fasilitas nuklir negara itu pada bulan Juni sebagai bagian dari perang 12 hari, maka Teheran akan merespons dengan menyerang pangkalan militer AS di wilayah tersebut, kata Larijani.

Sebelum meninggalkan Doha, Larijani juga bertemu dengan Muhammad Darwish, kepala Dewan Kepemimpinan Hamas, bersama dengan delegasi senior dari kelompok Palestina tersebut, untuk membahas perkembangan politik terbaru di kawasan itu dan perang Israel di Gaza, seperti yang dilaporkan oleh Al-Manar Lebanon.

Baca juga: Indonesia Hendak Kerahkan 8.000 Tentara ke Gaza, Begini Respons Hamas
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Belgia Dipaksa Bermain Imbang Lawan Iran
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: Spanyol...
Piala Dunia 2026: Spanyol Hancurkan Arab Saudi 4-0
10 Fakta Menarik Spanyol...
10 Fakta Menarik Spanyol Pecundangi Arab Saudi di Piala Dunia 2026
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved