Indonesia Hendak Kerahkan 8.000 Tentara ke Gaza, Begini Respons Hamas

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:03 WIB
loading...
Indonesia Hendak Kerahkan...
Hamas sampaikan sikap atas rencana Indonesia mengerahkan ribuan tentara ke Jalur Gaza sebagai bagian dari ISF. Foto/SINDOnews/Arif Julianto
A A A
GAZA - Hamas telah merespons rencana Indonesia mengerahkan sekitar 8.000 tentara ke Jalur Gaza sebagai bagian dari Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF). Pemimpin kelompok perlawanan Palestina tersebut, Osama Hamdan, menegaskan kembali penolakannya terhadap perwalian dari pihak mana pun.

Dia menekankan bahwa setiap pasukan internasional yang datang ke Jalur Gaza harus memiliki misi yang terbatas hanya pada perbatasan Jalur Gaza, untuk mencegah agresi Israel dan menghentikan pelanggaran gencatan senjata, tanpa mengganggu administrasi urusan internal Gaza.

Baca Juga: Media Israel: Indonesia Akan Jadi Negara Pertama yang Kerahkan Tentara ke Gaza

Pernyataan Hamdan disampaikan sebagai tanggapan atas pertanyaan dalam program "Evening Show" Al Jazeera Mubasher mengenai pengumuman Indonesia tentang pengiriman beberapa ribu tentara sebagai bagian dari ISF ke Jalur Gaza.

Hamdan menjelaskan bahwa Hamas telah menghubungi pemerintah Indonesia secara langsung. "Kami menekankan bahwa pasukan internasional mana pun harus menjaga netralitas di perbatasan dan tidak mengambil posisi yang bertentangan dengan kehendak rakyat Palestina atau berfungsi sebagai pengganti pendudukan Israel," katanya.

"Saya mendengar pesan ini dengan jelas dari pihak Indonesia, yang menegaskan bahwa mereka tidak akan terlibat dalam pelaksanaan agenda Israel apa pun di Jalur Gaza, dan bahwa misi mereka harus terbatas pada memisahkan warga Palestina dari pasukan pendudukan dan mencegah agresi tanpa mencampuri urusan penduduk," paparnya, yang dilansir Aljazeera.net, Kamis (12/2/2026)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Audisi DMD Panggung...
Audisi DMD Panggung Rezeki MNCTV Buka Jalan Penyanyi Dangdut Daerah Menuju Panggung Nasional
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
Berita Terkini
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved