PBB Hampir Kolaps, AS Janji Segera Bayar Tunggakan Iuran Rp33,6 Triliun
Kamis, 12 Februari 2026 - 12:15 WIB
loading...
A
A
A
"Kami akan membayar iuran tersebut," katanya. "Uang itu akan mulai masuk dalam beberapa minggu," katanya lagi, yang dilansir Reuters, Kamis (12/2/2026), tanpa memberikan rincian tentang berapa banyak yang akan dibayarkan Washington.
Seorang juru bicara PBB mengatakan awal pekan ini bahwa badan dunia itu sedang menunggu untuk melihat kapan tepatnya pembayaran akan dilakukan dan berapa jumlahnya.
Waltz menekankan bahwa Washington tidak berencana untuk mengurangi tuntutannya terhadap reformasi PBB yang menyeluruh.
“Kita harus mendorong reformasi, dan karena itu kita akan terus memberikan tekanan berkelanjutan untuk menuntut efisiensi,” katanya.
“Kita akan terus meminta lembaga-lembaga ini untuk melakukan setidaknya jumlah yang sama, jika tidak lebih, dengan sumber daya yang lebih sedikit.”
Dia mengatakan bahwa pemerintahan Trump sangat mendukung agenda reformasi yang diluncurkan oleh Guterres tahun lalu, tetapi mengatakan dia berharap Guterres memulai inisiatif tersebut lebih awal dari tahun kesembilan masa jabatannya.
Sejak kembalinya Trump ke Gedung Putih lebih dari setahun yang lalu, Amerika Serikat telah menarik diri dari beberapa badan PBB termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Seorang juru bicara PBB mengatakan awal pekan ini bahwa badan dunia itu sedang menunggu untuk melihat kapan tepatnya pembayaran akan dilakukan dan berapa jumlahnya.
Waltz menekankan bahwa Washington tidak berencana untuk mengurangi tuntutannya terhadap reformasi PBB yang menyeluruh.
“Kita harus mendorong reformasi, dan karena itu kita akan terus memberikan tekanan berkelanjutan untuk menuntut efisiensi,” katanya.
“Kita akan terus meminta lembaga-lembaga ini untuk melakukan setidaknya jumlah yang sama, jika tidak lebih, dengan sumber daya yang lebih sedikit.”
Dia mengatakan bahwa pemerintahan Trump sangat mendukung agenda reformasi yang diluncurkan oleh Guterres tahun lalu, tetapi mengatakan dia berharap Guterres memulai inisiatif tersebut lebih awal dari tahun kesembilan masa jabatannya.
Sejak kembalinya Trump ke Gedung Putih lebih dari setahun yang lalu, Amerika Serikat telah menarik diri dari beberapa badan PBB termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Lihat Juga :